RADAR JOGJA – Sebanyak 37 mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat bantuan dana dari Kemdikbud berupa hibah International Credit Transfer (ICT) dan Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata Sakti). Program pembelajaran ini dilakukan secara daring.

Rektor UAD Muchlas menuturkan, dua program ini berlangsung selama satu semester ganjil tahun akademik 2020/2021.

“Setiap mahasiswa yang mengikuti ICT mendapat bantuan dana sebesar Rp10,5 juta per semester. Bantuan ini untuk biaya program, internet, penunjang kesehatan, buku dan akses jurnal. Sedang setiap mahasiswa peserta Permata Sakti mendapat bantuan Rp1,4 juta per semester untuk biaya internet dan kegiatan sosial budaya,” jelas Muchlas, di sela pelepasan 37 mahasiswa tersebut, Jumat (2/10).

Program hibah ini, lanjut Muchlas, merupakan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Selain itu juga memperkaya pengalaman belajar dan wawasan akademik maupun non-akademik bagu mahasiswa

“Bisa memperluas jejaring baik bagi perguruan tinggi, fakultas, prodi studi dan mahasiswa,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional UAD Ida Puspita mengatakan hibah Program Transfer Kredit sudah diterima sejak tahun 2019.

“UAD diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja samanya, baik nasional dan internasional sebagai wujud komitmen untuk menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang diakui di level internasional,” ungkap Ketua Tim ICT dan Permata-Sakti ini. (sky/tif)

Pendidikan