RADAR JOGJA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis UAJY ke 55 pada Senin (28/9). Perayaan Dies Natalis ini diadakan secara daring.

Mengangkat tema ”Strive for Excellence in Harmony and Diversity”, perayaan ini merupakan upaya UAJY untuk terus melakukan perubahan dan inovasi agar tetap unggul di tengah keberagaman. Hadir dalam acara Rektor UAJY Prof Ir Yoyong Arfiandi, M Eng, PhD beserta jajaran. Juga Ketua Pengurus Yayasan Slamet Riyadi Jogja Prof Ir Y. Andi Trisyono, dan Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi Wilayah V DIJ Prof Dr Didi Achjari, SE, M.Com, Akt.

Dalam sambutannya, Rektor UAJY mengatakan, perayaan ini menjadi momen refleksi bersama sekaligus tantangan bagi UAJY untuk meningkatkan performa dan kualitas universitas. ”Meningkatkan performa dan kualitas, mewujudkan harmoni dan keberagaman serta beradaptasi dengan perkembangan sehingga tetap menghasilkan lulusan unggul, inklusif, humanis, dan berintegritas,” ujar Yoyong Arfiandi.

Dia juga menyampaikan pada tahun ini, pemerintah kembali melakukan perubahan pada indikator dan bobot dalam sistem pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia.  ”Indikator dan bobot yang ditetapkan yaitu input 20 persen, proses 25 persen, ouput 25 persen, dan outcome 30 persen,” jelasnya.

Berdasar indikator dan bobot tersebut, UAJY menempati urutan ketiga sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Jogja. Kendati UAJY menunjukkan peningkatan di semua indikator, Rektor UAJY mengatakan bahwa hal tersebut tidak cukup untuk menaikkan peringkat UAJY.

“Tampaknya peningkatan ini tidakcukup besar untuk menaikkan peringkat UAJY,” sambungnya.

Untuk itu, Rektor berharap kepada seluruh civitasacademica untuk meningkatkan kinerjanya. “Hal ini menunjukkan UAJY perlu meningkatkan kinerja output dan outcome,” tandasnya. (*/mg1/ila)

Pendidikan