RADAR JOGJA – Hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKK-BN) 2020, mahasiswa baru (maba) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) diserahkan ke program studi (prodi) masing-masing. Mereka dikenalkan karakteristik serta kehidupan kampus di prodinya yang dilakukan secara daring. Para maba UPNVY 2020 disambut gembira oleh para ketua prodi.

Ketua Jurusan Teknik Informatika FTI UPNVY Dr Awang Hendrianto Pratomo ST MT menyambut para mahasiswanya dengan penuh gembira. “Kalian merupakan mahasiswa terpilih dari ribuan calon mahasiswa yang mendaftar di jurusan ini. Selamat datang dan tetap semangat untuk mengembangkan keahlian kalian, khususnya di bidang informatika,” sambutnya kepada para maba Teknik Informatika melalui Zoom, Rabu (23/9).

Dia menyebutkan, Teknik Informatika merupakan salah satu jurusan dengan peminat terbanyak. Jurusan ini peringkat pertama di Fakultas Teknik Industri dan peringkat keempat di UPNVY.

Dikatakan, dalam pengembangan jurusan, Teknik Informatika akan menambahkan program studi baru. “Saat ini, kami memiliki 32 dosen yang hampir seluruhnya memiliki sertifikasi keahlian dari Badan Standar Nasional Sertifikasi Profesi. Dan ada juga yang memiliki sertifikasi di tingkat internasional,” lanjut dia

Awang berharap, sesama dosen dan mahasiswa dapat saling berinteraksi, saling asah asih asuh untuk menumbuhkan jati diri dan mengembangkan potensi diri. Selain itu, para maba dapat menggunakan kesempatan yang berharga tersebut untuk berkarya secara maksimal, baik dalam hal meningkatkan potensi akademi atau softskill.

“Semoga para maba dapat segera menyesuaikan diri di jurusan. Sehingga bisa dapat berkarya dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di Teknik Informatika ini,” ujarnya.

Selain pengembangan akademik, dia berpesan kepada mahasiswa untuk juga terjun ke hal-hal non akademik. Seperti mengikuti organisasi mahasiswa (ormawa) untuk melatih kedewasaan dan kemandirian. “Harus bisa membagi waktu. Karena dalam waktu empat tahun ke depan, kalian akan mendapatkan kesempatan untuk mendapat pengalaman, teman, wawasan baru yang penting untuk masa depan,” papar Awang.

Kemudian, PKK-BN daring juga dilakukan oleh Prodi Teknik Industri. Jurusan tersebut menerima sebanyak 152 maba. “Saya berharap, seluruh maba yang ada di Teknik Industri ini ke depan dapat menempuh studi secara lancar di UPNVY ini,” kata Ketua Jurusan Teknik Industri FTI UPNVY Dr Sadi ST MT.

Dia menyebutkan, beberapa visi dan misi yang harus dipahami oleh mahasiswa Teknik Industri UPNVY. Visinya,  yaitu pada 2025 menjadi program studi pionir pembangunan dalam bidang rekayasa sistem industri terintegrasi yang berlandaskan jiwa bela negara di era global.

Adapun misi Prodi Teknik Industri, antara lain menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berlandaskan jiwa bela negara dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Menghasilkan sarjana Teknik Industri yang berdaya saing global, bermartabat, memiliki jiwa disiplin, kejuangan, dan kreativitas. “Kemudian, meningkatkan SDM melalui peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang ilmu Teknik Industri,” papar Sadi.

Meski di tengah pandemi, para mahasiswa tetap memiliki semangat untuk belajar dan terus berkembang. “Semoga Covid-19 ini cepat hilang sehingga kita bisa langsung tatap muka di kampus,” harapnya.

Sementara, Ketua Jurusan Teknik Metalurgi FTM UPNVY Ir Anton Sudiyanto MT, berharap mahasiswa Prodi Teknik Metalurgi dapat lebih menjunjung tinggi kecintaannya terhadap NKRI. “Sebab, kalian berada di kampus UPNVY yang menjujung tinggi rasa bela negara,” pesan Anton.

Disebutkan, meskipun Prodi Teknik Metalurgi merupakan prodi baru tetapi sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. “Untuk itu, mahasiswa harus semangat dalam menimba ilmu di prodi ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional (HI) FISIP UPNVY Erna Kurniawati SIP MSi juga mengucapkan, selamat kepada 164 maba yang bergabung dengan prodi HI. “Situasi pandemi membawa banyak sekali penyesuaian, terutama dalam bidang pendidikan. Ingin rasanya bergabung tetapi situasi belum memungkinkan. Saya berharap pandemi segera berlalu sehingga kita bisa bertemu dan kuliah secara tatap muka,” harapnya.

Menurutnya, setiap warga kampus harus saling kerjasama untuk mematuhi tertib menjalankan protokol kesehatan. “Agar kita bisa segera melakukan kuliah konvensional. Kalau masih pada bandel, kami tidak bisa menjamin akan segera melakukan hal itu. Tergantung kedisiplinan kita semua,” tegasnya.

Dalam Zoom tersebut, Erna juga menyampaikan visi dan misi Prodi Ilmu HI. Adapun visinya yaitu, menjadi jurusan ilmu HI yang unggul dalam bidang diplomasi-negosiasi dan pertahanan-keamanan yang dilandasi Jiwa Bela Negara dan Multikulturalisme di era global. “Diplomasi-negosiasi dan pertahanan-keamanan inilah yang menjadi ciri kita,” sambung Erna.

Kemudian misinya, mengembangkan aktivitas pembelajaran dengan penekanan pada bidang diplomasi-negosiasi dan pertahanan- keamanan. Mengembangkan keilmuan dan pemecahan masalah HI melalui kajian berbasis laboratorium, mengembangkan pengabdian masyarakat dan usulan kebijakan melalui kajian laboratorium, mengembangkan jejaring kerjasama untuk peningkatan kualitas lulusan. Kemudian, mengembangkan kualitas pelayanan administrasi berbasis teknologi informasi.

Terpisah, Koordinator Prodi Ilmu Tanah FP UPNVY Dr Eko Amiadji SP MP menyambut sebanyak 114 mahasiswanya dengan semangat. “Selamat pada maba Ilmu Tanah. Hari ini adalah hari ketiga kalian mengikuti PKK-BN secara daring. Semoga dengan PKK-BN ini, kalian bisa semakin mengenal Prodi Ilmu Tanah dan bisa semakin cinta dengan prodi ini. Dan kita bisa segera belajar tatap muka secara fisik,” harap Eko.

Prodi Ilmu tanah tersebut memiliki tujuan, yaitu menghasilkan lulusan yang menguasai iptek di bidang ilmu tanah. Kemudian, menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan Ilmu Tanah untuk pembangunan yang berkelanjutan dan menerapkan Ilmu tanah di lapangan, serta tanggap permasalahan yang ada di masyarakat.

“Sasarannya, yaitu tersedia SDM bidang ilmu tanah yang mampu melakukan inventarisasi sumber daya tanah dan air, reklamasi lahan tambang, dan sistem informasi geografi (GIS),” tandas dia.

Sebagai prodi yang paling diminati pada PMB SM 2020, Ketua Jurusan Manajemen FEB UPNVY Dr R Heru Kristanto HC SE MSi menegaskan Pandemi Covid-19 jangan sampai menjadi penghalang bagi maba untuk aktif berorganisasi di kampus, sebab ini bisa melatih kemampuan manajerial mahasiswa. Dia mengharapkan PKK-BN dapat memandu maba memilih wadah yang sesuai untuk mereka aktif berorganisasi, sekaligus mengimplementasikan ilmu manajemen yang diperoleh saat kuliah.

“Himpunan Mahasiswa Manajemen (Humman), Komunitas Mahasiswa Manajemen (Komma), Management Olympiad and Competition Team (MOCT), dan Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Corporation UPNVY merupakan wadah yang tepat untuk mengasah kemampuan manajerial mahasiswa dalam berorganisasi. Kegiatan non-akademik seperti ini juga bisa mengasah softskills, minat dan bakat seperti olahraga, kesenian, sosial, dan entrepreneur,” ujarnya. (sce/cr1/bah/rg/ila)

Pendidikan