RADAR JOGJA – Dampak dari adanya pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia telah membawa perubahan yang tiba-tiba pada banyak aspek dalam kehidupan. Banyak pekerjaan yang terbiasa dilakukan secara langsung di tempat kerja kini dituntut untuk bekerja dari rumah.

Demikian juga halnya dengan dunia pendidikan. Pendidikan yang selama ini terbiasa dengan sistem tatap muka di ruang kelas, kini harus dituntut menggunakan media online. Perubahan yang tiba-tiba ini memunculkan tantangan besar bagi pengajar yang tidak biasa memberi materi menggunakan media online tersebut.

Bukan saja belum siap dengan berbagai platform yang tersedia tetapi juga pada bagaimana mengemas materi menggunakan video juga menjadi tantangan sendiri bagi banyak guru. Pemanfaatan media dan cara mengemas materi ini menjadi hal penting agar pengajaran yang diberikan mampu menarik siswa-siswi mengikuti pelajaran meskipun belajar dari rumah.

Hal inilah yang kemudian dilihat oleh tim dosen Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) sebagai peluang untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di tengah masa pandemi ini.

Tim pengabdian yang terdiri dari enam dosen mengadakan pelatihan Public Speaking dan Pemanfaatan Video kepada guru-guru baik di SD dan di SMA Budya Wacana. Adapun materi yang diberikan adalah seperti Public Speaking yang dibawakan oleh Ike Devi Sulistyaningtyas dan Immanuel Dwi Asmoro Tunggal pada Kamis (2/7).

“Pelatihan Public Speaking diberikan agar guru-guru dapat belajar dengan nyaman memberi materi meski melalui rekaman video,” jelas Ike dalam pers rilis yang dikirimkan, Kamis (8/7).

Menurutnya, materi ini memberi pengajaran bagaimana mempersiapkan diri ketika akan tampil di depan kamera. “Selain itu juga bagaimana sebaiknya berbicara dan bagaimana menentukan sudut dan bingkai yang baik ketika mengambil gambar untuk video,” tambah Immanuel.

Selain Public Speaking, tim pengabdian juga memberikan pelatihan terkait penggunaan Zoom dan Screencast-O-Matic. Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari program pengabdian “Model Pengembangan Kecakapan Komunikasi Digital pada Remaja Bagi Guru dan Siswa Budya Wacana Jogjakarta.”

Narasumber Pemanfaatan Aplikasi bagi guru-guru SD Budya Wacana oleh Alexander Benny dan R A Vita Astuti. Sedangkan di SMA Budya Wacana, pelatihan diberikan oleh Yudi Perbawaningsih dan Brahma Putra. ”Pelatihan ini menjadi hal yang penting, karena melalui pelatihan ini guru-guru dapat belajar juga beradaptasi dengan teknologi baru,” ujar Beny.

Screencast-O-Matic dilatihkan untuk membantu para guru membuat materi pembelajaran kreatif yang bisa membuat para siswa tertarik untuk belajar dan mudah memahami materi. Meskipun banyak dari para guru merupakan generasi baby boomers, semangat untuk mempelajari TIK tidak kalah dari generasi milenial. (sce/ila)

Pendidikan