RADAR JOGJA – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) melepas 1.269 mahasiswa KKN secara virtual. Program yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini, mengambil lokasi tidak hanya di DIJ, tapi juga di Palembang dan Pekanbaru.

Ketua LPPM UPNVY Dr Hendro Widjanarko SE MM menjelaskan, mekanisme KKN kali ini mahasiswa tidak harus datang ke desa. Program lebih banyak dijalankan secara daring. Pihak kampus telah berkoordinasi dengan Bappeda, pemkot, pemkab setempat.

”Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, Program KKN Tematik dijalankan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Hendro, melalui keterangan tertulis, Kamis (2/7).

Rektor UPNVY Mohamad Irhas Effendi menyampaikan, pelaksanaan KKN kali ini lebih banyak bersifat daring. Upacara pelepasan juga berlangsung secara daring. Fokus KKN angkatan ke-72 ini yakni di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial. Ini merupakan realisasi MoU antara UPNVY dengan Kemendes PDTT belum lama ini.

”UPNVY sebagai Kampus Bela Negara ingin lebih berperan penting untuk desa dalam mengatasi masalah kesehatan, ekonomi, dan memperkuat ketangguhan sosial dengan masyarakat,” ungkap Irhas.

Irhas mengharapkan, KKN Tematik kali ini mampu membangun desa tangguh bencana Covid-19. Bersama masyarakat bisa mencari alternatif penyelesaian dan pendampingan. Pasca KKN, harus terwujud desa tangguh bencana dalam menghadapi pandemi. (sce/ila)

Pendidikan