RADAR JOGJA – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan niat para siswa SMK Budi Mulia Dua (BMD) Jogjakarta menggelar wisuda sekolah. Kondisi ini turut memancing ide kreatif dari sekolah.

Berupa pelaksanaan wisuda siswa dengan sistem drive thru. Meski tak ada pesta perpisahan atau kemeriahan tapi semangat dan rasa bangga tetap hadir.

Salah satu siswa yang bersemangat mengikuti wisuda ini adalah Ahmad Zakki Maulidi, 19. Lulusan jurusan profesional culinary management memilih dengan cara unik. Vespa antik menjadi tunggangannya dalam menyambut wisuda sekolah ini.

“Senang saja daripada tidak (wisuda) sama sekali. Meski berbeda tapi tidak masalah juga,” jelasnya ditemui usai menjalani wisuda Drive thru di SMK Budi Mulia Dua Jogjakarta, Senin (22/6).

Pengalaman ini tentunya menjadi pengalaman tak terlupakan baginya. Masker menjadi syarat wajib saat menjalani prosesi. Walau alat pelindung diri ini kemudian dilepas saat memasuki panggung wisuda. Peraturan ini juga berlaku bagi sang ibu Vina Afiani, 42.

“Saat datang langsung dicek suhu pakai thermal gun, protokol kesehatannya diutamakan. Wisuda ini malam sistemnya simpel, paling lamanya cuma foto. Ini hanya kasih medali lalu selesai,” katanya.

Kepala Jurusan Profesional Culinary Management SMK Budi Mulia Dua Jogjakarta Fitri Kurnia Siska Wulansari menuturkan, ada regulasi baku terkait wisuda drive thru ini. Acuan utamanya adalah protokol kesehatan Covid-19. Terutama tentang pengenaan masker dan physical distancing.

Walau begitu, jajarannya berusaha tak menghilangkan esensi dari prosesi wisuda. Terlebih momentum ini sangatlah spesial bagi para siswa. Hanya saja dari segi kemasan menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.

“Prosesi kelulusan adalah momentum yang istimewa bagi siswa dan juga orang tua, sehingga kami tidak ingin menghilangkan itu,” ujarnya ditemui usai prosesi wisuda para siswa.

Sebelum prosesi berlangsung, seluruh siswa dan orang tua menjalani gladi bersih. Berupa video tata cara wisuda drive thru. Seluruhnya dipelajari dari rumah. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk hingga prosesi foto kelulusan di pintu sisi barat.

“Setelah dicek suhunya, kendaraannya langsung berjalan menuju barat. Setiap kendaraan diatur jaraknya minimal tiga meter. Yang mengalungkan medali kelulusan juga orang tua saat masih di dalam kendaraannya,” katanya.

Pos selanjutnya peserta wisuda naik ke atas panggung. Berlanjut dengan prosesi foto bersama Kepala Sekolah dan Student Advisor. Pada saat di panggung wisuda ini, para orang tua diperkenankan untuk mengabadikan momen dengan gawai masing-masing.

“Setiap peserta wisuda masing-masing menghabiskan waktu kurang dari 15 menit dalam proses wisuda drive thru ini. Cara ini kami pilih untuk menghindari kerumunan dan interaksi intensif,” ujarnya. (dwi/ila)

Pendidikan