RADAR JOGJA – Situasi pandemi Covid-19 tidak menghalangi Renangga Yudianto dan Sariningsih untuk mengukir prestasi. 

Mahasiswa Prodi Teknik Elektro dan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini meraih juara 2 di ajang National Essay Competiton Pekan Ilmiah Mahasiswa 2020 yang digelar oleh Universitas Tidar, Magelang. 

Kompetisi tingkat nasional ini diikuti sejumlah PTN dan PTS se-Indonesia. Bertema ‘Sistem Pembelajaran Berbasis Daring Sebagai Langkah Modernisasi Pendidikan di Indonesia’, kompetisi dilakukan secara daring atau online. Juara 1 diraih oleh tim Universitas Indonesia, dan tim dari Universitas Diponegoro sebagai juara 3.

Tim UAD mengajukan essay berjudul ‘Integrasi Platform Digital Dengan Mengaplikasikan Metode Enhance Learning Sebagai Solusi Peningkatan Kemandirian Pembelajaran Pada Siswa di Tengah Pandemi Covid-19’.

Melalui keterangan tertulis yang diterima Radar Jogja, Selasa (9/6), Renangga menuturkan, sistem pembelajaran yang diusulkan menawarkan solusi untuk pembelajaran yang dilakukan secara online di tengah pandemi Covid-19. Dengan metode Enhance Learning, sistem dapat terkoneksi secara langsung dan terhubung dengan satu pusat kendali. 

“Kami mengusulkan kerjasama dengan pihak pemerintah khususnya Kemendikbud, stakeholder pendidikan, dan pihak yang berperan dalam pelaksanaan pembelajaran,” tuturnya.

Kompetisi ini adalah pengalamannya yang pertama dengan revisi, bimbingan, dan koordinasi yang dilakukan semua secara online. 

“Semoga teman-teman lainnya di tengah pandemi Covid-19 seperti ini dapat terus berkarya serta bersemangat walaupun dilakukan di rumah saja. Buktikan bahwa mahasiswa UAD selama di rumah juga dapat melakukan berbagai aktivitas yang berguna, selalu semangat, dan bisa tetap berprestasi,” ungkap Renangga. 

Dalam pelaksanaannya, Tim UAD dibimbing oleh dosen Anton Yudhana ST MT PhD.

“Selain mengarahkan dalam hal teknik penulisan, penting untuk selalu mendampingi, memotivasi, dan mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa produktif, dan menggiatkan aktivitas-aktivitas yang positif selama WFH,” jelas Anton. (sky/tif)

Pendidikan