RADAR JOGJA – Punya berbagai ide atau sudah menjalankan start-up atau bisnis sosial? Namun, bingung bagaimana cara menyebarluaskan ide bisnis sosialmu supaya investor dan publik bisnis tertarik.

CEO Jala, Liris Maduningtyas membagikan langkah jitu untuk memikat investor dan publik bisnis dalam Kuliah Online Pitching Strategy from A to Z yang diadakan dalam kelas daring Fisipol UGM pada 18 April 2020.

Kuliah ini dilangsungkan melalui aplikasi Zoom dan streaming Youtube. Siang itu, ada 35 peserta kuliah melalui Zoom. Sementara, siaran Youtube disimak lebih dari seratus orang.

Menurut Liris, dalam memikat calon investor dalam tiga puluh detik pertama melakukan pitching adalah kunci. Menurutnya, One Liner Pitching adalah teknik pitching pertama yang penting untuk pemula.

”Ini adalah jenis pitching yang disampaikan dalam waktu sangat singkat, 30 detik kita harus mampu membuat orang tertarik. Intinya pitching adalah membangun relasi bisnis dengan siapa pun,” jelas Liris.

Relasi akan sangat berguna bagi perkembangan perusahaan. Jadi bagi pebisnis baru jangan ragu untuk datang ke berbagai acara inkubasi, seminar atau talkshow bisnis.

Seorang peserta kuliah bertanya pada Liris bagaimana jika ide kita dicuri pihak lain ketika pitching di depan publik. Menurut Liris, di berbagai acara itulah kemungkinan akan mendapatkan partner bisnis atau investor.

”Jadi jangan takut untuk menceritakan usaha dan inisiatif yang kamu lakukan. Ide kita bisa jadi sama dengan orang lain, pitching tidak menyampaikan ide secara detail, tetapi singkat dan padat, orang akan kesulitan kalau mau mencuri ide kita,” tegas Liris menjawab pertanyaan peserta kuliah.

Selain One Liner Pitch, Liris menjelaskan jenis teknik pitching kedua yaitu Elevator Pitch. Elevator pitch, adalah ilustrasi tentang bagaimana memanfaatkan waktu maksimal 60 detik dalam elevator untuk menyampaikan ide.

”Kita berada dalam satu elevator dengan calon investor potensial. Bagaimana kita mampu memikat investor sebelum elevator sampai lantai tujuan. Perbedaan penting Elevator Pitch dengan One Liner Pitch, terletak pada kesempatan mengajukan elaborasi lanjutan. Kita bisa mengajukan tawaran (ask) dalam elevator pitch,” ujarnya.

Komponen Elevator pitch tidak jauh berbeda dengan komponen One Liner Pitch. Mulai dari Who, atau siapa kita. What, atau apa bisnis yang kita tawarkan pada investor. Why, mengapa bisnis kita penting diketahui investor.

Teknik Ketiga, Three Minutes Pitch. Menurut Liris, ini adalah waktu yang cukup lama di antara jenis dan teknik pitching sebelumnya.

”Komponen yang harus ada ketika pitching tiga menit adalah; Open pitch, Problem solution market/target market, Business model, Competitive advantages, Tractions, Team dan Ask, formulasi tiga menit ini lebih detail, pembagian durasi setiap komponen harus proporsional,” jelasnya.

Liris menggarisbawahi pentingnya Open Pitching saat pitching tiga menit. ”Ini bukan One Liner Pitch. Ini adalah pembuka untuk menarik perhatian pendengar atau lawan bicara, kita harus membuat hook capture yang memikat. Misalnya bisa memilih memulai pitching dengan melempar jokes, atau mengatur nada suara lebih keras,” ungkapnya. (ila)

Pendidikan