RADAR JOGJA – Santernya pemberitaan terkait semakin mewabahnya virus Korona diberbagai wilayah membuat banyak pihak ikut terpanggil melakukan sesuatu didaerahnya. Hal tersebut guna memangkas mata rantai persebaran wabah yang disebut Covid-19 ini.

Merespon kondisi tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bekerja sama dengan Pengurus Ranting Muhammadiyah Triwidadi menggelar pembekalan kepada relawan dan Takmir Masjid di lingkungan Ranting Muhammadiyah Triwidadi, Pajangan, Bantul Minggu (12/4).

Ketua Tim Abdimas UMY Muhammad Eko Atmojo SIP MIP menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus partisipasi aktif dalam membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Diikuti 24 peserta, tujuan dari pembekalan tersebut yakni meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait berbagai langkah pencegahan dan penanganan Covid-19 di masyarakat.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan hal yang paling penting bagi sebuah organisasi. Terutama bagi organisasi masyarakat di tingkat Ranting,” ujar pria yang menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Ilmu Pemerintahan UMY ini.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut dua pemateri dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kabupaten Bantul Rudi, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pajangan Arwan Muhari.

Rudi memaparkan, dengan sumber daya manusia yang terbatas maka sangat diperlukan peningkatan kualitas, khususnya dalam hal pengetahuan dan pemahaman. Untuk itu, salah satu cara meningkatkannya yakni dengan diberi pembekalan, maupun pelatihan.

“Kami memberi penjelasan kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19, sehingga dalam menyikapinya nanti tidak menimbulkan kepanikan dan dampak psikologis yang merugikan masyarakat,” katanya.

Selain pembekalan pada kesempatan tersebut tim MCCC Kecamatan Pajangan juga membagikan sabun cuci tangan untuk masjid, dan memberi panduan tentang tata cara cuci tangan yang benar.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pajangan Arwan Muhari lebih menekankan pada persiapan dan panduan beribadah Ramadan ditengah pandemi Covid-19.

Arwan berpesan kepada pengurus Takmir Masjid di lingkungan Desa Triwidadi agar tetap menaati imbauan dari pemerintah dan tetap menerapkan physical distancing guna membantu menghentikan penyebaran virus yang berasal dari kota Wuhan, Cina itu.

“Kepada masyarakat maupun jamaah diimbau untuk tidak berkumpul dikerumunan massa terlebih dahulu. Hal itu guna mencegah, mengurangi sekaligus melindungi umat muslim dari resiko tertular Covid-19,” ujarnya. (*/naf/ila)

Pendidikan