RADAR JOGJA – Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) KKN-PPM kelompok 149 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) beserta Tim PKK dan karang taruna Desa Singoyudan, Mirit, Kebumen melakukan kunjungan ke Bank Sampah Gemah Ripah Bantul, Selasa (21/1).  Kegiatan studi banding ini merupakan kegiatan lanjutan dari program sosialisasi mengenai kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, penggunaan dan pengelolaan sampah.

“Ini merupakan serangkaian kegiatan yang diagendakan guna memberikan wawasan dan pandangan terhadap sistem pengelolaan bank sampah. Kegiatan studi banding ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan karang taruna agar mereka bisa melihat dan memahami tata kelola dan sistem bank sampah,” jelas Ketua Tim Abdimas UMY Sakir Ridho Wijaya.

Dosen yang juga Koordinator Lab Ilmu Pemerintahan UMY ini menuturkan bank sampah serupa akan dibentuk di Desa Singoyudan. Rencananya akan diresmikan sekitar akhir bulan Januari atau awal Februari mendatang. Seluruh kegiatannya akan tetap didampingi oleh Tim Abdimas UMY dan akan menjadi salah satu program kerja wajib untuk tim KKN periode selanjutnya.

Harapannya, masyarakat dapat menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan dengan mengumpulkan sampah dan dapat di tabung ke bank sampah. Termasuk meningkatkan kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. “Diharapkan juga dengan didirikannya bank sampah ini akan terus berjalan dan berkembang sehingga bermanfaat  bagi masyarakat,” tandasnya.

Lurah Desa Siongoyudan Girah mengungkapkan program bank sampah akan memberikan kesadaran dan mengembangkan kreatifitas masyarakat setempat, menjadi mandiri dan sampah terkelola dengan baik.

“Terima kasih kepada ibu bapak dosen dan mahasiswa KKN dari UMY yang sudah mau membantu dan meberikan informasi serta mendampingi Desa Singoyudan,” ungkapnya. (sce/mg1/tif)

Pendidikan