MAGELANG – Migrasi Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta – Magelang (Polbangtan YoMa) berdampak pada kurikulum dan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang harus dijalani mahasiswa. Bukan itu saja, jenis mata kuliah pun baru. Disesuaikan dengan kurikulum Polbangtan.

Mahasiswa tingkat 3 (semester 6), misalnya. Mereka menjadi salah satu mahasiswa yang terkena imbas migrasi kurikulum baru. Salah satunya mata kuliah pengenalan dan pengawetan hijauan makanan ternak (HMT). Diisi dengan materi pengenalan HMT berupa rumput dan legum. Dilanjutkan pengubinan HMT jenis odot (pennisetum Purpereum CV Moot).

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan tentang jenis HMT dan juga untuk mengetahui produksi HMT yang unggul,” ujar Ketua Program Studi Teknologi Pakan Ternak Ir Andang Andiani L MSi belum lama ini.

Selain ada dosen pengampu, mata kuliah itu dipandu oleh Prenata Laboratorium Pendidikan (PLP) Lab Pakan Budiyanto SST.
Mahasiswa ternyata sangat antusias mengikuti praktik pengenalan HMT rumput dan legum. Meski hujan turun, mereka tetap serius mengikuti materi yang diberikan dosen maupun pemandu.(*/yog/ila)

Pendidikan