PURWOREJO – Kebijakan sistem komputerisasi dalam penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP menjadikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo menerapkan sistem mandiri dan sistem resort sharing atau menumpang. Kebijakan nebeng karena belum semua sekolah memiliki kecukupan perangkat komputer.

Hal itu disampaikan Kepala Dindikpora Purworejo Sukmo Widi Harwanto Minggu (10/3). Menurutnya, teratat ada 50 sekolah yang harus menumpang di sekolah lain untuk penyelenggaraan UNBK. “Sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah berbeda antara yang satu dan lainnya,” kata Sukmo.

Menurutnya, dari 106 satuan pendidikan di Purworejo yang terdiri atas 91 SMP dan 15 MTs, ada 50 sekolah yang harus menumpang. Mereka akan memanfaatkan sekolah lain dan biasanya memanfaatkan fasilitas komputer di SMA/SMK terdekat. “Tidak ada permasalahan serius untuk UNBK dengan jalan menumpang ini nantinya,” tambahnya.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) Dindikpora Widhi Dewanto menambahkan, pelaksanaan UNBK belum bisa dilakukan bersamaan. Nantinya diberlakukan beberapa shift jam ujian. Di antaranya, pagi, siang dan sore, untuk empat mata pelajaran yang akan diujikan masing-masing satu mapel setiap hari selama empat hari. “Untuk tahun ini UNBK tingkat SMP dan MTs akan diikuti 11.447 siswa. Tapi masih mungkin berubah karena tergantung pada dinamika sekolah, biasanya dikarenakan aktivitas keluar masuknya siswa (mutasi pindah) antar sekolah,” kata Widhi.

Ditambahkan, UBK diharapkan bisa berjalan dengan lancar. Semua sekolah dalam beberapa kesempatan telah melakukan simulasi atau uji coba. Tercatat ada tiga ujicoba yang diadakan. “Dua simulasi sudah berjalan dan di bulan maret nanti yang ketiga,” tandasnya.

Dijelaskan, simulasi yang dilakukan berulangkali itu bertujuan untuk menguji kemampuan server. Selain itu juga untuk memberikan manfaat bagi siswa, di mana mental mereka akan teruji.

Sesuai rencana, penyelenggarakan ujian nasional akan dilakukan serentak 22 sampai 25 April 2019. Mata pelajaran yang diujikan meluputi, Bahasa Iinggris, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. (udi/laz/mg4)

Pendidikan