JOGJA – Novin Raushan Fikr, siswa kelas V CIMIPA SD Muhammadiyah Sapen menjadi salah satu wakil Indonesia dalam ajang International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2018. Olimpiade tersebut dilangsungkan di Zhejiang Province Tiongkok pada 27 September 2018 hingga 4 Oktober 2018 mendatang.

Novin, sapaanya, lolos ke tingkat internasional setelah sebelumnya berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang dilangsungkan di Padang, Sumatera Barat.

Atas keberhasilannya, Novin diganjar pengahargaan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk mewakili Indonesia dalam ajang internasional.

Menurut Humas SD Muhammadiyah Sapen, Ilman Soleh, Novin kini tengah bersiap dan sedang mengikuti pembinaan intensif di bawah tim khusus dari Kemendikbud. Selama karantina, lanjut Ilman, Novin mendapatkan pembinaan tentang cara menyelesaikan soal-soal eksperimen, eksplorasi, dan penalaran serta pemahaman konsep.

“Dari tim, Novin dibekali cara menyelesaikan soal dengan menggunakan alat peraga Matematika,” ujarnya kemarin (23/9).

Penunjukkan ini, bagi Ilman, merupakan bentuk apresiasi oleh Kemendikbud terhadap para siswa yang memiliki prestasi. Pihaknya berterimakasih dan terus berupaya untuk menelurkan siswa siswi yang ke depan akan menjadi tulang punggung bangsa.

Dengan sering memberikan kesempatan untuk terus mengasah dan mengembangkan kemampuan diri, Ilman mengatakan Indonesia akan semakin dikenal karena prestasi. Dia pun optimis jika nantinya siswa SD Muhammadiyah Sapen dapat memberikan kontribusi yang maksimal.

Sementara itu, Novin Raushan Fikr optimitis bisa memberikan yang terbaik untuk membawa nama harum bmIndinesia di kancah internasional.

“Aku merasa optimitis setelah mendapatkan pembinaan sehingga dapat melakukan sesuatu yang lebih baik lagi. Harapannya bisa juara,” kata Novin. (*/har/pra)

Pendidikan