NTT – Sebanyak tiga Puluh mahasiswa yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri untuk daerah 3T (terluar,terdalam,terpencil) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berada di Desa Tli’u, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Dharma Cita Nusantara, nama yang disematkan pada tim KKN tersebut, akan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat selama dua bulan, hingga September mendatang.
“Kami sangat bangga dengan kedatangan adik-adik mahasiswa dari Jawa, karena baru kali pertama kedatangan mahasiswa KKN dari Jawa, terutama UMY. Selama ini hanya mahasiswa dari Kupang saja,” ungkap Kepala Desa Tli’u Timotius Natonis.

Sebanyak 30 mahasiswa ini mendapatkan sambutan secara adat. Penyambutan dilakukan di kantor Desa Tli’u, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Penyambutan secara adat diakhiri dengan pemberian kain tenun khas adat, sebagai tanda telah diterimanya serta diizinkannya tim KKN untuk melakukan berbagai kegiatan ke depan.

“Selain penyambutan, dilakukan juga rapat koordinasi. Sosialisai Program menjadi pokok bahasan  di dalamnya,” ungkap koordinator media tim Dharma Cita Nusantara Sadam, Selasa (17/7).

Diharapkan tim KKN Dharma Cita Nusantara dapat bersinergi dengan aparatur desa dan masyarakat Desa Tli’u secara umum. “Di divisi sayamemiliki program pembuatan film dokumenter, tentu banyak hal yang perlu disiapkan dan butuh banyak bantuan dan kerja sama antar warga Desa Tli’u,” ungkap Sadam.

Sadam menambahkan, penerjunan tim KKN untuk Desa Tli’u merupakan kelanjutan dan bukti keseriusan Muhammadiyah membantu membangun di daerah Timor, terkhusus Desa Tli’u. Baru-baru ini Muhammadiyah meresmikan sekolah dasar, yang diberi nama SD Mnelabesa. (ila)

Pendidikan