BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
BERI MOTIVASI: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melihat dari luar pelaksanaan ujian nasional di salah satu sekolah di Purworejo,kemarin (6/4).
PURWOREJO- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta sekolah-sekolah untuk memaksimalkan program peningkatan kemampuan atau kecakapan menggunakan asing, terutama Bahasa Inggris.

Menurut Ganjar, bekal bahasa asing ini sangat penting. Terutama untuk memberikan bekal kepada anak didik dalam berkompetisi mencari pekerjaan. Terlebih lagi menghadapi persaingan tenaga kerja dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “Dalam MEA dituntut SDM yang handal, cepat dan tepat dalam bekerja,” kata Ganjar saatmelakukan pantauan penyelenggaraan ujian nasional (unas) di tiga sekolah di Purworejo, kemarin (6/4).

Menurutnya, kalau kita hanya tenang-tenang saja, dikhawatirkan akan tergeser dengan tenaga kerja dari negara luar. Karena itu, perlu disiapkanlah mulai sekarang SDM-SDM yang berkualitas.Termasuk penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris sebagai bahasa komuniaksi internasional.

Terkait dengan pelaksanaan ujian nasional, Ganjar meminta pelaksanannya mengedepankan integritas dan kejujuran. Dengan integritas berartimenanamkan kekuatan kejujuran anak yang kelak akan dijalankannya dalam pekerjaan apapun dan mengabdikan diri kepada bangsa negara dan
masyarakat.

Kedua hal itu, menurut Ganjar bisa dimulai dari mengubah paradigma, bahwa sekolah harus bisa lulus unas atau harus naik kelas. Namun, untuk mencapainya ditempuh dengan berbagai cara yang curang. Misalnya harus lulus tetapi
dengan ketidakjujuran. “Tidak usah takut tidak lulus. Bisa diulangi berikutnya, yang penting
meletakkan kejujuran dan kebenaran. Tapi semangat lulus harus ada,” pesannya.(cr2/din/ong)

Pendidikan