DWI AGUS/RADAR JOGJA
JOGJA – Ujian nasional (unas) bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) selama dua hari pelaksanaan tak mengalami kendala berarti. Mereka bahkan tidak memanfaatkan toleransi waktu yang diberikan. Siswa ABK mampu menyelesaikan soal unas dengan lancar, baik dalam ujian nasional berbasik komputer (UNBK) maupun paper based test (PBT).

Salah satunya di MAN Maguwoharjo yang mengusung unas PBT. Di sana ada lima siswa ABK. Empat di antaranya siswa dengan tunanetra dan satu siswa tunadaksa. Kelima siswa ini mengerjakan di ruang khusus dengan didampingi oleh petugas.

“Untuk siswa tunanetra mengerjakan dengan huruf braile. Tapi ada yang mendampingi saat siswa mengalami kesulitan. Untuk pendamping diberikan soal regular, dibacakan lalu siswa memilih jawaban,” kata Kepala MAN Maguwoharjo Aris Fuad, Selasa (5/4).

Keempat siswa tunanetra ini adalah Fajar Baskoro Aji dan Tio Tegar Wicaksono dari jurusan IPS. Kalvin Bima Rosa Putra dan Saefudin Fajar Al Mujadid dari jurusan Keagamaan. Sedangkan untuk tunadaksa ada Zangki Zulkarnaen dari jurusan Keagamaan.

Aris menjabarkan, selama mengerjakan soal, setiap siswa tidak mengalami kendala berarti. Perlakuan lebih khusus diterapkan pada Zangki. Sebab, siswa kelas XII ini mengalami kesulitan untuk menjawab soal PBT secara langsung.

“Siswa tunadaksa memiliki kendala dalam hal motorik. Sehingga dia hanya menandai jawaban yang dipilih. Selanjutnya, pengawas atau pendamping membantu melingkari jawaban yang ditandai,” jelas Basuki.

Kelimanya dapat menyelesaikan soal ujian tepat waktu. Bahkan waktu toleransi yang diberikan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIJ tidak digunakan. Para siswa ini justru bisa rampung lebih cepat dari siswa reguler.

“Sesuai instruksi dari dinas untuk memberikan toleransi waktu. Kenyataannya justru bisa selesai lebih cepat,” katanya.

Sedangkan di SMA Budya Wacana ada satu siswa ABK dengan kebutuhan low vision. Berbeda dengan tunanetra, siswa masih dapat melihat meski dengan kadar rendah. Sama halnya dengan ABK lainnya, pelaksanaan ujian juga dilakukan di ruang khusus.

Perlakuan khusus tidak hanya dilakukan oleh sekolah, orang tua juga turut aktif. Ini terbukti ketika Safira Delicateza mengikuti UNBK sejak hari pertama. Orang tuanya membekali dengan kacamata khusus agar mampu memaksimalkan penglihatan anaknya.

Di SMK Muhammadiyah 3 Jogja menerapkan kebijakan yang berbeda bagi kedua siswa ABK mereka. Kurnia Khoirul Candra dan Dhavyn Linggar Jati, siswa ABK dengan tunarungu tetap dijadikan satu dengan teman-teman lainnya. Ini terlihat dari UNBK hari pertama (4/4) dan hari kedua (5/4).

Untuk hari ketiga dengan mata uji Bahasa Inggris keduanya tidak mengerjakan UNBK. Khusus untuk hari ini, keduanya mengerjakan PBT. Sebab, keduanya terkendala sesi listening yang ada dalam mata uji Bahasa Inggris.

“Tetap satu ruang dengan teman-temannya, tidak di ruang khusus. Untuk menghemat waktu dan agar tetap nyaman dalam mengerjakan,” jelas guru pembimbing khusus SMK Muhammadiyah 3 Jogja Anang Widiyantara.

Sementara itu, secara umum pelaksanaan unas hari kedua, Selasa (5/4) berjalan lancar. Kepala Disdikpora DIJ Baskara Aji mengaku tak mendapatkan laporan kendala pelaksanaan hingga hari kedua ini. Menurutnya, penyelenggaran PBT maupun UNBK sudah berjalan dengan baik. Setiap tim pelaksana ujian juga langsung melakukan evaluasi setelah ujian selesai.

“Untuk PBT masih lancar dan tidak ada laporan kebocoran soal. Begitu juga UNBK, jaringan internet dan listrik juga aman,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan UN PBT dan UNBK yang berbeda hari, Aji mengatakan, tidak masalah. Ini terkait beberapa mata uji yang telah lebih dahulu diujikan di unas PBT. Seperti mata uji Kimia untuk unas PBT telah dilaksanakan Senin (4/4). Sedangkan untuk UNBK baru berlangsung Selasa (5/4).

Menurutnya, perbedaan hari ini tidak bisa dijadikan patokan bahwa soal ujian bocor. Sebab, meski berbeda hari memiliki jenis pertanyaan yang berbeda. Jika ada kemiripan, menurutnya sangatlah wajar, karena untuk kedua jenis soal menggunakan materi pelajaran yang sama. (dwi/ila/ong)

Jogja Utama