IRA PRATICHA DEWI/RADAR JOGJA

SASAR KAMPUS: Mandarin Day yang diselenggarakan True Mandarin IONs Internasional Education di ruang sidang gedung AR. Fachrudin B lantai 5 UMY.

Budaya Mandarin Untuk Indonesia Global

SLEMAN – Suasana di ruang sidang gedung AR. Fachrudin B lantai 5 UMY berbeda dari biasanya. Layaknya China Town, penuh dengan pernak-pernik ala China (Tiongkok). Ada juga beberapa orang yang menggunakan cheong-sam (baju tradisional Tiongkok). Ini semua dihadirkan untuk me-nandai Mandarin Day yang dise-lenggarakan, kemarin (17/12).
Acara ini hasil kerja sama True Man-darin IONs Internasional Education bekerja sama dengan KOMAHI UMY. Mandarin Day kali ini mengang-kat tagline “Eksplorasi Budaya Tionghoa untuk Membuka Jen-dela Dunia”. Dengan semangat tagline tersebut, IONs ingin mem-perkenalkan serba-serbi Tionghoa ke tengah mahasiswa UMY.
Mandarin Day dimulai dengan penayangan video tentang segi infrastruktur pembangunan kota, dilanjutkan dengan video pertunju-kan musik tradisional. Syair-syair Tiongkok pun meluncur indah di awal acara untuk menginspirasi para mahasiswa. Juga ada pertunjuk-kan barongsai yang cukup mem-buat ruangan riuh bersemangat.
Mandarin Day menjadi lebih isti-mewa dengan hadirnya pembicara Jimmy Sutanto, Miss Queeny, Mr. Sean, dan perwakilan dari pihak Pusat Bahasa UMY. Pembahasan sejarah awal etnis Tionghoa di In-donesia, hingga berkembang sampai sekarang, mewarnai acara ini. Ada juga informasi tentang beasiswa ke SIAS International University.”Kami ingin memberitahukan ke mahasiswa, bahwa belajar bahasa Mandarin itu sangat bermanfaat un-tuk mereka menghadapi masa depan,” kata Furi, PIC True Mandarin.
Selain menghadirkan informasi dan atraksi, juga menghadirkan cooking class oleh IONs Culinary College. Disediakan juga booth untuk foto dengan baju tradisional Tiongkok, menulis karakter ba-hasa Mandarin, dan stand maka-nan kecil Tiongkok. (mg4/jko/ong)

Pendidikan