JOGJA – Menyambut era pasar bebas mendatang, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus ber-gerilya menjalin kerja sama dengan institusi luar negeri. Kerja sama tersebut untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa mahasiswa UAD berani dan mampu bersaing dengan pergu-ruan tinggi (PT) asing.
Sebagai bukti, ada 10 maha-siswa UAD yang meraih pre-stasi dalam skala internasional seperti meraih runner up debat Bahasa Arab antaruniversitas di Malaysia, 3 November lalu. “Kami mendorong para ma-hasiswa UAD ikut berkompetisi pada even skala internasional, sekaligus akan memberikan penghargaan bagi mereka yang sukses meraih prestasi,” kata Wakil Rektor III Dr Abdul Fadlil pada even wisuda mahasiswa UAD di JEC, Sabtu (13/12).
Pada wisuda ini diikuti 963 ma-hasiswa. Dari jumlah itu, 212 wisudawan meraih predikat cum-luade. Selain kompetisi interna-sional, bukti lain adalah maha-siswa asing yang belajar di UAD terus meningkat. Hingga kini, setidaknya ada 204 mahasiswa asing yang belajar di UAD. Mereka berasal dari Thailand, Tiongkok, Malaysia, Ukraina, Filipina, Timor Leste, dan Mesir. Bahkan, mahasiswa asal Tiong-kok bernama Wang Yan yang mengikuti program 3+1 di UAD berhasil meraih peringkat ke-2 dalam lomba esai Dikti dalam rangka International Student Summit (ISS) November lalu. “Ini bukti UAD diperhitungan oleh negara-negara tetangga termasuk Timur Tengah,” jelas Fadlil. (mar/laz/ong)

Jogja Raya