SEMINGGU dalam penantian bikin boring. Itu yang dirasakan teman-teman SMA saat menunggu pembagian rapor.Nothing to dobanget, sekolah cuma mondar mandir ke sana sini ato nggerombol bareng di kantin ato halaman sekolah. Bosen dan sumpek dengan situasi yang enggak jelas kayak begitu memicu kreativitas teman-teman SMAN 11 Jogja untuk mengubah suasana. Akhirnya sambil menunggu penantian pembagian rapot, mereka bikin pagelaran dan pameran senipendidikan. Kegiatan itu mereka kemas sejak Rabu sampai Jumat (18-20/6) di SMAN 11 Jogja.
Selain dalam rangka mengisi kekosongan menunggu pembagian rapor, acara pameran pendidikan itu juga mereka manfaatkan sebagai salah satu ajang untuk pencarian bakat alias membidik bakat siswa siswi SMAN 11 Jogja. Acara yang baru digelar pertama kalinya itu ingin mereka manfaatkan untuk wadah guna meningkatkan kreativitas dan melihat potensi-potensi yang dimiliki teman-teman sekolah mereka. “Siswa-siswi punya potensi yang mungkin masih malu-malu untuk dipertunjukkan, di acara ini kami ingin melihat seberapa jauh potensi-potensi yang dimiliki anak-anak,” tegas Edi Widyanta, guru Bahasa Indonesia sekaligus pembimbing paduan suara SMAN 11 Jogja.
Katanya, enggak ada tema khusus yang diusung dalam pameran pendidikan ini, yang paling penting adalah siswa siswi unjuk kebolehan yang mereka miliki, mulai dari bidang akademis, seni rupa, seni musik dan lainnya. “Kami tidak menentukan tema khusus, karena kami melihat potensi siswa yang beragam jadi kita ingin semua siswa terlibat unjuk kebolehan tanpa dibatasi tema, karena persiapan yang cukup singkat juga sih,” tambah Edi.
Caranya, setiap kelas mengumpulkan puluhan hasil karya untuk ditampilkan. Mulai dari barang bekas ato hasta karya lainnya. Salah satu karya yang cukup menarik perhatian adalah karya dari kelas X-A. Mereka bikin karya seni dengan bentuk tiga dimensi, kubus, balok dan lainnya seperti ada unsur matematikanya lalu digabung. “Enggak nyangka ternyata adik-adik kelas kita malah justru lebih kreatif daripada kita yang kelas XI, yang udah lebih banyak mengenyam ilmu, sepertinya kita emang perlu banyak belajar dari mereka-mereka untuk soal kreativitas,” ungkap jujur Annisa Adel salah satu siswi kelas XI. Ratusan karya dan puluhan kelompok musik dari kelas X dan XI tampil dipagelaran dan pameran senitahun ini. (mey/man)

Pendidikan