KEBUMEN - Pemkab Kebumen menggalakkan Gerakan korve atau aksi bersih-bersih secara serentak di lingkungan kantor pemerintahan, Selasa (24/2). Gerakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kebersihan kantor secara rutin.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan, aksi gotong-royong para aparatur sipil negara (ASN) digelar bertepatan peringatan hari peduli sampah nasional (HPSN) 2026.
Ia mengapresiasi gerakan tersebut karena mulai dari kepala dinas hingga staf kompak ikut membersihkan lingkungan kantor.
"Ini sesuai imbauan presiden bahwa setiap Selasa dan Jumat kita wajib menjaga kebersihan kantor," tegasnya saat peninjauan aksi bersih-bersih kantor pemerintahan.
Lilis menyatakan, ke depan ia tak ingin lingkungan kantor pemerintahan di Pemkab Kebumen terlihat kumuh hingga menganggu kenyamanan bersama. Ia bahkan mengusulkan perlu diadakan lomba kebersihan antarinstansi sebagai motivasi budaya hidup bersih dan sehat.
"Kita harus objektif. Yang bersih dibilang bersih, yang kurang harus diperbaiki," ujarnya.
Dalam kunjungannya, ia disambut langsung kepala dinas terkait. Ia juga meninjau langsung aksi bersih-bersih oleh unsur TNI-Polri serta pelajar di Hutan Kota Wanamukti.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut Lilis berkesempatan berdialog secara daring dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Ia melaporkan seluruh instansi di Pemkab Kebumen kompak dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kepada gubernur, Lilis menyampaikan aspirasi khusus terkait pelestarian alam di wilayah pesisir selatan.
"Kami mohon dukungan Pak Gubernur untuk pengembangan kawasan mangrove di Pantai Logending," harapnya.
Merespons usulan tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam menjaga kawasan pesisir selatan Kebumen.
Ditegaskan, pada prinsipnya Pemprov Jateng bakal memberikan dukungan penuh terkait program pelestarian lingkungan. "Nggih (iya). Nanti untuk penanaman mangrove, kita pusatkan kegiatannya di Kebumen," tegasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo