Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendagri Rangkul Pemerintah Daerah Rapikan Data Risiko Banjir lewat Platform Berbasis AI

I
Penulis: Iwa Ikhwanudin❯
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Bangda, Suprayitno.
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Bangda, Suprayitno.

Advertisement

 SLEMAN – Kejadian bencana banjir sering kali memberikan dampak paling besar terhadap masyarakat dan aset dibandingkan dengan bencana alam lainnya.

Kerugian akibat banjir diperparah oleh infrastruktur kualitas rendah yang sering dibangun di kawasan rawan banjir tanpa memperhatikan sudut pandang berbasis risiko oleh sebagian pemerintah daerah.

Sayangnya, penanganan masalah banjir di lapangan terkadang tidak didasari pada data maupun perencanaan berbasis kondisi aktual di lapangan.

Advertisement

Mengatasi kondisi tersebut, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) kini mengambil langkah tegas dengan merangkul pemerintah daerah untuk merapikan data risiko bencana.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui pengembangan Knowledge Management Platform (KMP) dalam program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).

Advertisement

Suasana hangat penuh keseriusan mewarnai Rapat Pengumpulan Data Pemerintah Daerah yang digelar di Griya Persada Convention Hotel & Resort Kaliurang, Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (29/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung hingga 1 Oktober 2026 ini menjadi titik balik penting dalam perombakan tata kelola banjir nasional.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II Ditjen Bina Bangda, Suprayitno, yang mewakili Direktur Jenderal Bina Bangda, menyebut banjir tidak boleh lagi dilihat sebagai musibah alam semata.

"Banjir bukan semata-mata persoalan bencana. Banjir adalah persoalan pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan kualitas pelayanan publik," ujarnya.

Menurut dia, penanganan tidak akan efektif bila setiap lembaga bekerja dengan data masing-masing yang belum tentu seragam, mutakhir, atau saling terhubung.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wamendagri Desak Pemprov dan DPRP Papua Pegunungan Segera Lantik 11 Anggota Jalur Otsus

Wamendagri Desak Pemprov dan DPRP Papua Pegunungan Segera Lantik 11 Anggota Jalur Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan untuk segera melantik 11 anggota DPRP dari jalur pengangkatan...

SK Mendagri Terbit, Pemprov Papua Pegunungan Diminta Cepat Lantik DPRP Otsus

SK Mendagri Terbit, Pemprov Papua Pegunungan Diminta Cepat Lantik DPRP Otsus

Wamendagri Ribka Haluk mendesak Pemprov Papua Pegunungan segera melantik 11 anggota DPRP jalur Otsus karena SK Mendagri telah terbit. Kehadiran perwakilan OAP ini krusial untuk memperkuat fungsi legislasi daerah.

Pemkab Kulon Progo Raih Penghargaan Nasional Kategori Akses Layanan Pendidikan

Pemkab Kulon Progo Raih Penghargaan Nasional Kategori Akses Layanan Pendidikan

Pemkab Kulon Progo kembali meraih prestasi tingkat nasional. Kulon Progo berhasil menyabet penghargaan Terbaik 2 Tingkat Kabupaten dalam Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan pada ajang Malam Apresiasi Pemerintah

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer