Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Blangko e-KTP di Kebumen Menipis, Diprioritaskan untuk Pemohon Pemula

M
Penulis: Muhammad Hafied❯
ILUSTRASI KTP
ILUSTRASI KTP

 


Advertisement

KEBUMEN - Stok blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kebumen mulai menipis. Atas kondisi ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen lebih memprioritaskan pencetakan e-KTP hanya untuk pemohon pemula.

Kepala Disdukcapil Kebumen Jamal Darwanto mengatakan, ketersediaan blangko e-KTP per hari ini sangat terbatas. Bahkan di akhir Januari ini blangko yang tersisa tidak kurang dari 500 keping.

Jumlah tersebut tidak mampu mencukupi kebutuhan ideal layanan harian. "Kebijakan pencetakan e-KTP kami batasi. Paling untuk cetak pertama kali atau cetak karena hilang," ungkap Jamal kepada Radar Jogja, Kamis (29/1).

Advertisement

Jamal menyatakan, keterbatasan blangko e-KTP tidak hanya terjadi di Kantor Disdukcapil, tetapi juga di kantor kecamatan yang memiliki layanan pencetakan e-KTP. Adapun pengadaan blanko tersebut merupakan ranah pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

"Distribusi dari kemendagri masih tersendat, masih proses pengadaan blangko," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembatasan cetak e-KTP menjadi langkah terakhir akibat ketersediaan blangko pada titik kritis. Kendati begitu, seluruh layanan dokumen kependudukan dipastikan tidak terganggu.

Advertisement

Masayarakat tetap dapat mengakses layanan, meski stok blangkoe- KTP kini terbatas. "Kondisi blangko e-KTP menipis, di beberapa kecamatan kosong. Kami masih tunggu kiriman," terang Jamal.

Sebagai solusi, kata Jamal, masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan layanan identitas kependudukan digital (IKD). Menurutnya masyarakat kini sudah dapat mengakses layanan tersebut melalui aplikasi resmi yang disediakan pemerintah.

Dia menegaskan, secara fungsi dan kegunaan IKD tetap dapat digunakan untuk berbagai keperluan adiministrasi.

Layanan IKD juga dianggap efektif karena dapat diakses tanpa terbatas ruang dan waktu. Keunggulan lain masyarakat terbantu karena proses adminitrasi kependudukan lebih cepat tanpa perlu membawa dokumen fisik.

"Sekarang sudah mudah kok, tinggal aktivasi dokumen kependudukan bisa diakses lewat handphone," katanya.

Camat Buayan Nur Wahyudi mengungkapkan, terbatasnya stok blangko e-KTP memang mulai dirasakan sejak awal tahun 2026. Terkait pelayanan pencetakan pihaknya tetap mengutamakan pemohon yang memiliki kepentingan mendesak, utamanya bagi pemohon pemula.

"Pencetakan kami batasi sambil tunggu dari Disdukcapil. Hari ini tinggal tersisa 41 blangko," sebutnya. (fid/pra)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Padukan Tabuhan Rebana dan Lantunan Islami, Kecamatan Pejagoan Kebumen Punya 30 Kelompok Jamjaneng

Padukan Tabuhan Rebana dan Lantunan Islami, Kecamatan Pejagoan Kebumen Punya 30 Kelompok Jamjaneng

Penyerahan surat keputusan terkait pengukuhan Paguyuban Seni Tradisional Jamjaneng Kebumen (Pastrajakkeb) Kecamatan Pejagoan. (Padukan Tabuhan Rebana dan Lantunan Islami, Kecamatan Pejagoan Punya 30 Kelompok Jamjaneng  

Paham Kondisi Masyarakat, Polisi hingga Perangkat Desa Dilibatkan Agen Perlinsos di Kebumen

Paham Kondisi Masyarakat, Polisi hingga Perangkat Desa Dilibatkan Agen Perlinsos di Kebumen

Paham Kondisi Masyarakat, Polisi hingga Perangkat Desa Dilibatkan Agen Perlinsos di Kebumen

Layani Wilayah Kebumen Utara, Pos Damkar Karangsambung Bakal Jangkau Tiga Kecamatan

Layani Wilayah Kebumen Utara, Pos Damkar Karangsambung Bakal Jangkau Tiga Kecamatan

Proses pembangunan pos pemadam kebakaran (damkar) di kompleks Kantor Kecamatan Karangsambung. (M Hafied/Radar Jogja)  Layani Wilayah Kebumen Utara, Pos Damkar Karangsambung Bakal Jangkau Tiga Kecamatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer