RADAR JOGJA – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali meraih anugerah keterbukaan informasi publik (KIP) tahun ini. Sebagai badan publik terbaik kategori kementerian dengan klasifikasi informatif.

Meraih nilai 99,29, Kementan menjadi kementerian dengan nilai tertinggi penghargaan KIP 2021.  Disusul Kementerian Komunikasi dan Informatika (99,21),  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (97,76), Kementerian Dalam Negeri (97,68), Kementerian Ketenagakerjaan (97,48), dan Kementerian Keuangan (97,45).

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin mengatakan, penganugerahan KIP sangat penting untuk mengakselerasikan upaya terbaik badan publik melalui berbagai inovasi yang terus berkembang. Penghargaan tersebut juga dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan. “Hasil penilaian ini menjadi sarana introspeksi semua sarana badan publik untuk terus menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan publik dan produktivitasnya,” katanya.

Kendati demikian, Wapres mengingatkan, seluruh badan publik ke depan harus menguatkan komitmen, bekerja keras, dan lebih cermat dalam memberikan akses informasi publik kepada masyarakat. “Saya ingin mengajak masyarakat luas untuk ikut partisipasi dalam menggunakan hak atas informasi, serta turut mengawasi proses implementasi dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Karena kunci keberhasilan keterbukaan informasi publik adalah kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan,” paparnya.

TRANSPARAN: Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama jajaran Biro Humas dan Informasi Publik Kementan saat penerimaan anugerah KIP 2021. (ISTIMEWA)

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penghargaan KIP kali ini tidak terlepas dari peran serta semua unit kerja. Terutama Biro Humas dan Informasi Publik, dalam mengelola kegiatan kehumasan dan  informasi, yang bisa dipahami oleh semua pihak. “Saya kira apa yang diraih oleh kehumasan, khususnya Biro Humas dan Informasi Publik beserta jajaran PPID dan humas unit kerja Kementerian Pertanian adalah tanda-tanda positif. Tentang bagaimana melakukan sesuatu dari data dan informasi menghasilkan regulasi dan program yang berjalan dengan sistem yang baik,” katanya. “Lalu terkait dengan kepatuhan SOP ini adalah tanda-tanda satu organisasi yang modern, yaitu makin transparan dan makin terbuka,” sambung Mentan.

Bagi Mentan, informasi selalu menjadi mulut, telinga, dan mata dari rakyat kepada penyelenggara negara. Bahkan anugrah tertinggi dari Komisi Informasi Pusat selama dua tahun berturut-turut ini menjadi parameter bagi Kementan dan publik agar tetap on the right track dan on the right way dalam bekerja. “Keterbukaan itu perlu terus dijaga. Agar segala deviasi dan kekurangan bisa segera dikoreksi,” pesan Mentan kepada jajarannya.

Mentan juga mengapresiasi kiprah PPID dan kehumasan Kementan yang berhasil menjadi juara 1 anugerah KIP 2021. “Dan tentu saja akan menyusul prestasi-prestasi sektor pertanian lain, yang diharapkan tidak boleh lolos dari Kementan. Kementan harus mengabdi bangsa dan rakyat yang paling unggul di republik ini,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat Gede Narayana menjelaskan, monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap keterbukaan informasi pada 337 badan publik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 badan publik berhasil memperoleh predikat informative. Sedangkan  63 badan publik lainnya menuju informatif. Kemudian 54 badan  publik cukup informatif. Dan 37 badan publik kurang informatif. Serta ada 100 badan publik tidak informatif.  “Secara keseluruhan nilai indeks keterbukaan informasi publik 2021 mencapai 71,37. Hasil ini menunjukkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di tanah air berada pada posisi sedang,” ungkap Gede.

Hasil itu diperoleh dari analisis 312 informan ahli di 34 provinsi yang memberikan indeks 72,60. “Penilaian KIP 2021 merupakan gambaran pelaksanaan keterbukaan informasi publik selama 2020,” lanjutnya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri menyampaikan terima kasih kepada Wapres KH Ma’ruf Amin dan seluruh jajaran Komisi Informasi Publik atas perhatian dan kepercayaan terhadap kinerja Kementan dalam mengelola informasi publik. “Ke depan kami akan meningkatkan apa yang menjadi harapan masyarakat, terutama dalam managemen pengelolaan informasi publik,” tegasnya.(*/yog)

Pemerintahan