RADAR JOGJA – Masa jabatan seluruh RT, RW masa bakti 2018-2021 untuk yang kedua kalinya diperpanjang selama tiga bulan ke depan. Otomatis mereka masih berhak menerima honorarium dari Pemkot Jogja.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jogja, Taokhid mengatakan penetapan keputusan perpanjangan masa jabatan RT/RW tersebut sudah ditetapkan melalui instruksi Wali Kota Jogja. Selama perpanjangan masa jabatan, seluruh pengurus RT/RW tetap berhak memperoleh honorarium yang sudah diberikan dalam dua tahun terakhir. “Ada dua pertimbangan untuk memperpanjang yang kedua kalinya pada tahun ini,” katanya, Minggu (19/9).

Taokhid menjelaskan, di Kota Jogja terdapat 2.535 RT dan 617 RW. Masa jabatan RT/RW tersebut seharusnya sudah berakhir pada 31 Maret lali. Namun kemudian diperpanjang hingga 30 September dan diperpanjang lagi hingga akhir tahun ini. “Kondisi pandemi Covid-19 salah satu pertimbangan mengapa ini perlu diperpanjang,” ujarnya.

Menurutnya, pada Juli dan Agustus lalu kondisi masih sangat mengkhawatirkan seiring varian Delta masuk dan temuan kasus sangat tinggi. Peran mereka dalam jabatannya sangat dibutuhkan untuk upaya penanggulangan Covid-19. Sebab pengurus RT/RW sejatinya yang sudah memahami kondisi lingkungan di wilayah masing-masing sehingga dapat mengambil perannya untuk membantu pandemi.

Pun teknis pelaksanaan pemilihan saat itu juga akan cukup sulit untuk memenuhi protokol kesehatan. Sebab, konsep pemilihan RT/RW adalah musyawarah mufakat sehingga pada kondisi pandemi dengan kasus yang cukup tinggi, tidak memungkinkan untuk menggear pemilihan. “Jadi ya diputuskan diperpanjang dulu masa jabatannya,” jelasnya.

Selain itu, sebelum masa jabatan berakhir, pada akhir tahun, pasalnya akan dilakukan pemilihan RT/RW yang diagendakan pada pertengahan Oktober hingga November mendatang. (wia/pra)

Pemerintahan