RADAR JOGJA – Wakil Ketua Komisi C DPRD Sleman Guntur Yoga Purnawan ST mendorong pemerintah daerah memperbanyak program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Untuk membantu para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19, program pembangunan tersebut bisa dijalankan dengan padat karya. Sehingga bisa melibatkan sebanyak mungkin warga. Khususnya mereka yang sedang menganggur akibat terdampak pandemi. “Program padat karya ini tentu juga akan bisa menurunkan angka kemiskinan,” ujar Guntur, yang juga sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sleman.

Adapun proyek pembangunan padat karya, di antaranya, talud, saluran irigasi, jalan desa, dan lainnya. Pembangunan secara padat karya, kata Guntur, akan menggugah masyarakat setempat untuk ikut merawatnya. Sehingga bangunan tersebut bisa bertahan lama. “Masyarakat turut handarbeni. Karena mereka sendiri yang membangun dan mendapatkan hasil dari proyek itu,” ungkap tokoh yang pernah menjabat lurah Jogotirto, Berbah, selama tiga periode itu.

Menurut Guntur, proyek padat karya bisa dialokasikan tersendiri melalui APBD Sleman. Atau dengan mengalihkan proyek dengan model pengadaan langsung. Bukan proyek lelang. Hanya, tetap harus disesuaikan dengan regulasinya. Karena tak semua proyek pembangunan fisik bisa dipadatkaryakan. “Kalau tahun ini sudah tidak memungkinkan ya untuk tahun depan. Alokasinya di APBD 2022,” katanya.(yog)

Pemerintahan