RADAR JOGJA- Pemberlakuan PPKM Darurat perlu dilakukan secara komprehensif dan sangat hati hati. Kondisi Rumah sakit rumah sakit yang memenuhi syarat atau Rumah sakit yangg sudah di Akreditasi  melakukan perawatan terhadap pasien covid – 19, sebagian besar ruangannya sudah penuh.

” Kondisi ini harus mendapatkan perhatian bersama. sebab kondisi ini sudah sangat memprihatinkan. Yang perlu diperhatikan adalah tenaga kesehatan baik itu dokter perawat dan tenaga lain yang  memberikan pelayanan di fasilitas kesehatan.

Sebab beban menjadi bertambah banyak kalau para dokter dan perawat ini tidak mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah termasuk APD dan obat – obatan untuk pasien maupun untuk perlindungan diri tenaga kesehatan utamanya dokter dan perawat,” kata Wakil ketua Komisi A DPRD DIJ Suwardi Sabtu (3/7).

Suwardi menjelaskan pemerintah harus memberikan solusi karena adanya beban tambahan dari para dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lain akibat melonjaknya pasien covid 19 baik yang bergejala maupun tanpa gejala.

Bahkan jika diperlukan gedung – gedung milik pemerintah  tanpa kecuali baik milik pemerintah pusat maupun daerah  yang kini belum dimanfaatkan secara maksimal agar dapat di optimalkan menjadi shelter -shelter bagi pasien Covid 19 dengan gejala ringan dan akan lebih bagus lagi  juga mendirikan RS Lapangan Khusus Covid 19,”ujarnya.

Menurut Suwardi, untuk membantu masyarakat kecil mendapatkan kesehatan dan ketahanan tubuh yang baik maka pemerintah perlu membagikan vitamin kepada masyarakat secara gratis. Jika anggaran terbatas pembagian vitamin ini khusus untuk masyarakat kecil diluar anggota TNI/ POLRI/ ASN maupun BUMN.

Vitamin untuk membantu meningkatkan ketahanan tubuh ini dibagikan kepada masyarakat secara gratis dengan disertai kampanye memperketat protokol kesehatan selama PPKM Darurat. Selain sosialisasi PPKM Darurat juga membagikan Vitamin dan masker,”ucapnya. (sky)

Pemerintahan