RADAR JOGJA- Kondisi pelayanan kesehatan DIJ  untuk penanganan pasien COVID-19 harus ditingkatkan guna antisipasi naiknya kasus warga yang terpapar penyakit menular baru.

Ketua Komisi A DPRD DIJ,  Eko Suwanto mendesak pemerintah daerah wajib serius terapkan PPKM mikro dan pastikan perawatan dan pelayanan kesehatan untuk rakyat mampu tangani lonjakan kenaikan kasus COVID-19.

Terutama ketersediaan dan kemampuan layanan kesehatan untuk kondisi gawat darurat dan ketersediaan ruang perawatan untuk pasien.

“Semua yang butuh layanan kesehatan harus terlayani baik. Tingkatkan kualitas sistem pelayanan kesehatan di DIJ. Pemda wajib serius terapkan PPKM mikro. Pastikan pelayanan kesehatan kepada publik tetap mampu tangani seluruh pasien,” katanya Senin (28/6).

Eko Suwanto menjelaskan situasi COVID-19 di Jogjakarta Tanggal 27 Juni  2021 sesuai laporan ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19  di DIJ sebanyak 830 orang, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi  57.858 orang.

Angka lonjakan pasien  terkonfirmasi hingga hari Minggu, (27/6) mencapai rekor dan angka kematian pasien positif Covid-19 juga cukup banyak, ada 19 yang meninggal.

Angka kesembuhan menurun dan menyentuh 82,79 persen dan angka keterisian bed (BOR) mencapai 82,72 persen. Untuk keterisiaj bed baik bagi pasien isolasi maupun ICU telah lebih dari 80 persen.

Penambahan kasus sembuh sebanyak 308 orang, sehingga total sembuh menjadi 47.462 orang. Penambahan kasus meninggal sebanyak 19 orang, sehingga total kasus meninggal menjadi  1.479 kasus.

Distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah  kota Jogja 169  kasus. Di Kabupaten Bantul :278 kasus sementara di Kabupaten Kulon Progo 61 kasus. Di Kabupaten Gunungkidul : 85 kasus dan Kabupaten Sleman : 237  kasus

“Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah di Kota Jogja 18 kasus. Kabupaten Bantul 113 kasus  sementara di Kabupaten Kulon Progo  22 kasus. Untuk Kabupaten Gunungkidul  13  kasus dan Kabupaten Sleman 142 kasus,”katanya.

Eko menambahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIJ, pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman, Gunungkidul, Bantul, Kulonprogo dan kota Jogja harus pastikan mereka yang sakit terlayani.

Sesuai tujuh langkah pitulungan mulai pencegahan, pendataan hingga layanan kesehatan harus ada sinergi  semua pihak, saling menguatkan agar pelayanan publik optimal.

Dari aspek pencegahan, pada saat ini kita juga harapkan Pemprov DIJ serius laksanakan PPKM Mikro, salah satunya dengan memberikan sarana prasarana dan anggaran yang memadai sesuai instruksi Gubernur 15/INSTR/2021. Serta masyarakat juga kita ajak lebih disiplin laksanakan protokol kesehatan.

Pake masker, cuci tangan, jauhi kerumunan & keramaian, jaga jarak dan sebaiknya dirumah saja adalah mutlak dilakukan saat ini.

“Saya khawatir jika kenaikan kasus positif ini tidak disikapi dengan tindakan pencegahan yang hebat serta menaikkan kualitas sistem kesehatan di DIJ, keadaan akan semakin buruk,” katanya. (sky)

Pemerintahan