RADAR JOGJA- Wakil Ketua Komisi C DPRD Sleman Guntur Yoga Purnawan ST mendorong pemerintah daerah lebih memperluas akses sistem informasi pelayanan publik sampai level terkecil pemerintahan. Setidaknya di tingkat wilayah kapanewon dan kalurahan. Sedangkan implementasinya bisa sampai padukuhan. “Setiap informasi pelayanan publik daerah yang sudah berjalan baik sebaiknya bisa diduplikasi oleh kapanewon dan kalurahan,” ujarnya, Senin (22/3/2021).

Hal itu demi memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi kebijakan maupun program pemerintah daerah. Dengan begitu, pelayanan publik bisa berjalan lebih efektif dan efisien. “Jadi pemerintah yang mendekatkan diri kepada masyarakat,” katanya.

Guntur mencontohkan setiap kali ada regulasi baru. Setiap tahun selalu ada produk hukum baru. Baik berupa peraturan daerah maupun peraturan bupati. Atau regulasi lain yang merupakan turunan peraturan pemerintah maupun undang-undang.
Semua itu perlu disosialisasikan secara luas kepada masyarakat demi terciptanya ketertiban dan ketaatan hukum.

Menurut Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Sleman itu, penyebarluasan informasi pelayanan publik bisa memanfaatkan teknologi modern berbasis digital. Didukung dengan sumber daya manusia yang mumpuni sesuai bidangnya. “Jenis pelayanan informasinya juga harus terstandar sehingga mudah dipahami masyarakat,” tuturnya.

Pemanfaatan teknologi informasi, lanjut Guntur, menjadi sebuah keniscayaan. Terlebih, hal itu menjadi bagian dari visi misi bupati dan wakil bupati terpilih yang berencana memberikan akses internet hingga tingkat padukuhan.

Guntur menegaskan, kebutuhan internet sangat vital saat ini. Terlebih untuk keperluan pendidikan daring siswa sekolah.

Internet gratis akan meringankan beban masyarakat yang memiliki anak usia sekolah. Sehingga mereka tidak perlu lagi berpikir beli kuota internet lagi. “Internet gratis juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pelaku usaha UMKM memasarkan produknya,” ungkap Guntur.(yog)

Pemerintahan