RADAR JOGJA- Gerakan cinta produk Indonesia sangat relevan dalam situasi pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 di tanah air.

Gerakan cinta produk Indonesia adalah wujud praktek nyata berdikari dalam bidang ekonomi.

Eko Suwanto,  Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jogja menegaskan, hal ini merespon ajakan Presiden RI Joko Widodo agar bangsa ini lebih cinta produk Indonesia dalam segala bidang perekonomian.

“Cinta produk Indonesia adalah wujud kecintaan pada karya dan inovasi bangsa sendiri. Ini penting sebagai wujud praktek nyata berdikari dalam bidang ekonomi seperti yang disebutkan oleh Proklamator RI, Presiden Soekarno dengan semangat Trisaktinya,  berdaulat dalam politik, berdikari dalam bifang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” kata nya  Jumat (5/3)

Eko menuturkan, ada banyak produk teknologi dan karya inovasi yang perlu lebih didorong penggunaan secara luas.  Keberadaan universitas,  lembaga penelitian,  sekolah kejuruan, balai latihan kerja dan pusat inkubasi bisnis di tanah air perlu difasilitasi agar hasilkan produk yang bermanfaat untuk negara dan rakyat Indonesia.

“Soal keahlian,  kualitas dan inovasi hasil teknologi dan produk yang dikembangkan, Indonesia tidak kekurangan ahlinya. Mari terus dukung gerakan cinta produk Indonesia seperti harapan Presiden RI Joko Widodo,  tentu kita semua ahli wajib berupaya mewujudkan dalam aneka bidang,” ujarnya.

Eko menambahkan, pemanfaatan Genose sebagai alat bantu deteksi Covid-19, karya ahli dari Universitas Gadjah Mada. Berkat inovasi dan inventor dari kampus kerakyatan tersebut upaya memutus mata rantai penularan penyakit akibat virus bisa lebih mudah dan murah ongkosnya.

Hasil penelitian dan inovasi karya teknologi yang berorientasi menyelesaikan dan memberikan solusi masalah rakyat model begini yang perlu terus didorong.

“Kini saatnya ada kebijakan politik yang dorong gerakan cinta produk Indonesia lebih masif, kita butuh lebih banyak karya anak bangsa yang bawa solusi masalah kebangsaan,”tambahnya. (sky)

Pemerintahan