RADAR JOGJA- Tahun 2020 adalah tahun yang penuh dengan permasalahan, salah satunya ialah permasalahan pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia, termasuk DIJ.

Berbagai permasalahan yang muncul akibat pandemi ini melanda semua sektor. Bagaimana dengan DIJ daerah yang bertumpu pada pariwisata ,dan pendidikan.

Permasalah pandemi Covid 19 sebagai bagian yang sangat serius  dan perlu perhatian penuh bahkan hingga di penghujung tahun ini.

Huda Tri Yudiana yang juga merupakan wakil ketua DPRD DIJ dengan sangat tegas mengusulkan dan mendorong pemerintah untuk lebih tegas  dalam penerapan dilapangan.

“Penerapan prokes sangat tidak efektif karena masyarakat cenderung abai. Menurut saya, perlu adanya pembatasan pergerakan orang,” jelas Huda.

Huda juga menambahkan bahwa  pembatasan mobilitas masyarakat penting dilakukan.

Sebab, salah satu langkah efektif mengendalikan penyebaran Covid-19 adalah mengendalikan pergerakan manusia.

“Kenaikan kasusnya luar biasa, bisa dilihat kapasitas rumah sakit sangat berat.

Jadi, saya rasa penting mengambil langkah-langkah yang ekstra dan pelu kendalikan dulu dengan mengerem pergerakan manusia,” tandasnya.

Bahkan Huda juga dengan tegas meminta Gubernur DIJ Sultan Hamengku Buwono X untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menyikapi melonjaknya kasus konfirmasi positif Covid-19 setiap harinya hingga tercatat terdapat ratusan kasus baru pada akhir pekan.

“Kami mengusulkan kepada Ngarsa Dalem Gubernur, mungkin perlu mempertimbangkan PSBB atau setidaknya pembatasan yang ketat untuk menutup tempat-tempat hiburan, wisata-wisata yang dikelola Pemprov. Kemudian, kantor-kantor dimasukkan seperempat seperti dulu lagi, tidak kemudian full seperti sekarang, karena saat ini sudah luar biasa,” ujar Huda Tri Yudiana, Rabu (30/12).

Hal yang sama juga diungkap oleh anggota Fraksi PKS lainnya yakni Muhammad Syafii  yang mengemukakan bahwa Fraksi PKS terus berkomitmen untuk mengawasi dan memastikan penegakan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 berjalan dengan baik terutama dimomen pergantian akhir tahun yang diharapkan berjalan dengan tertib dan aman

Pemda tidak  boleh berhenti mengingatkan masyarakat untuk berada di rumah saja selama malam tahun baru ini. Dan akan lebih baik lagi mengimbau untuk mengisi malam tahun baru dg doa bersama di rumah masing-masing.(sky)

Pemerintahan