RADAR JOGJA- Wakil Ketua Komisi B DPRD DIJ, RB Dwi Wahyu¬†meminta kepada sejumlah pelaku UMKM di wilayah setempat untuk melengkapi persoalan perizinan dan melek teknologi digital. Sebab, dua hal itu merupakan hal yang mutlak dipenuhi UMKM agar berkembang dan mendapat kepercayaan dari masyarakat. “Perizinan ini memang masalah yang susah. Cukup banyak pelaku UMKM yang memasarkan produknya via daring tapi belum mempunyai izin,” ujarnya dalam pelatihan UMKM yang digelar oleh PT Telkom bekerja sama dengan PT Trisakti Pilar Persada, Kamis (17/12).

RB Dwi menambahkan, izin bagi UMKM cukup banyak manfaatnya. Seperti saat penyaluran bantuan UMKM yang dilakukan oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu. Cukup banyak UMKM yang gugur dan tidak mendapat bantuan karena persoalan izin.

“Di DIJ kami akui bahwa UMKM ini memang menjadi sumber penopang perekonomian. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Semua sudah didorong untuk serba daring, tapi digitalisasi mesti pula diikuti oleh perizinan,”tambahnya.

Henri Setiawan Wyatno, Tribe Leader SMB Digitalization Telkom Indonesia mengatakan, Indonesia mengalami resesi yang cukup parah akibat pandemi Covid-19 dan mengakibatkan pengangguran yang menjamur dan kondisi lain yang semakin sulit.

Di masa seperti itu, tumpuan pada UMKM menjadi kian penting untuk menggerakkan perekonomian agar kembali bangkit dan berjalan seperti semula.

“Kementerian BUMN kemudian diminta untuk membangkitkan UMKM di masa pandemi dengan sistem digital. Sebab, masih banyak pelaku UMKM yang belum melek teknologi digital. Makanya kami harapkan pelatihan ini mampu menjadi penggerak,” ujarnya. (sky)

Pemerintahan