RADAR JOGJA- Dinas Kesehatan (Dinkes) DIJ siap menggelar latihan bagi Vaksinator Covid-19 di DIJ. Meski demikian, belum dapat diketahui, kapan vaksinasi Covid-19 bakal dilakukan.

Trisno Agung Wibowo Kepala Seksi Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan DIJ menjelaskan, latihan akan digelar 30/11 hingga 3/12. Vaksin sendiri menurutnya baru akan dikerjakan mulai Desember 2020.”Nanti kalau sudah ada vaksinasi, upaya peningkatan imun bisa lebih baik lagi,” kata Trisno, Rabu (25/11) di DPRD DIJ.

Trisno menambahkan, Kemenkes akan menyedikan 60 juta dosis vaksin untuk vaksinasi nasional tahap pertama. Namun sampai hari ini belum ada data berapa alokasi vaksin per provinsi.

“Siapa yang menjadi sasaran tentu menggunakan data kejadian penyakit polanya seperti apa,” katanya.

Ia mengungkapkan, di DIJ jumlah tertinggi pasien Covid-19 adalah usia produktif. Menurutnya ini ada hubungannya dengan tingkat mobilisasi.

“Nanti selain tenaga kesehatan, prioritas utama yang divaksin adalah usia-usia produktif,” imbuhnya.

Trisno menjelaskan, hingga selasa (24/11) sudah terjadi 5.303 kasus positif Covid-19. Yang berhasil sembuh 3997 orang.

“Sehingga recovery rate cukup tinggi 75,37 persen,” katanya.

Ia menambahkan, di DIJ sudah ada 133 meninggal orang yang meninggal karena Covid-19. Karena itu fatality ratemencapai 2,57 persen.

Ketua Komisi A  DPRD DIJ Eko Suwanto mengatakan Tren kasus positif Covid-19 DIJ mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.Namun demikian, jumlah tenaga kesehatan (nakes) dan ruang perawatan tidak mengalami penambahan.

Situasi ini sempat menjadi viral dua hari terakhir di sosial media. Seorang dokter mengunggah situasi sulitnya mencari ruang perawatan dengan ventilator dan meminta masyarakat untuk tidak sakit dulu sementara waktu. Unggahan itu viral, banyak komentar yang sebagian menyebut kurang maksimalnya penanganan Covid di DIJ.(sky)

Pemerintahan