RADAR JOGJA – BNN Kota Yogyakarta melakukan workshop pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat anti narkoba, Rabu (7/10). Kegiatan ini merupakan upaya dari BNN Kota Yogyakarta untuk menyukseskan program P4GN di Kota Jogja.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat yang ada di Kelurahan Brotokusuman. Unsur organisasi yang diundang oleh BNN Kota Yogyakarta antara lain Karang Taruna, ketua kampung,Ketua RT/RW, PKK,LKMD dan Kelurahan.

”Kegiatan ini dilakukan untuk membangun sinergitas antara BNNK Yogyakarta dengan masyarakat Kelurahan Brontokusuman,Yogyakarta dengan harapan akan tercipta Desa Bersinar yang diprogramakan oleh BNN RI,” ujar Kepala BNNK Yogyakarta AKBP Khamdani S.Sos.

Desa Bersinar sendiri merupakan sebuah pilot project BNN RI. Harapannya kelurahan atau desa dapat secara mendiri melaksanakan program P4GN dari sisi pencegahan narkoba.”Setelah terlaksananya kegiatan ini diharapakan para peserta dapat memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang P4GN sehingga informasi tentang P4GN dapat tersebar. Sebaran informasi tentang P4GN ini secara langsung maupun tidak langsung bisa menjadi benteng untuk mencegah peredaran gelap narkoba,” ungkapnya saat acara berlangsung di Hotel Jambuluwuk, Jogja.

Ada empat narasumber dalam kegiatan ini. Selain Kepala BNNK Yogyakarta AKBP Khamdani S.Sos, ada Konselor adiksi Eko Prasetyo, Penyuluh Narkoba Rahmawati Eka, dan Kasi P2M BNN Kota Yogyakarta Susilo Budisantoso SH, MH.  Materi-materi yang disampaikan oleh narasumber ini ditujukan kepada para peserta  supaya dapat mendorong percepatan program Desa Bersinar di kelurahan Brontokusuman.

Besar harapan dengan terciptanya Desa Bersinar di Kelurahan Brontokusuman dapat menjadi inspirasi bagi desa/kelurahan lain di Kota Jogja untuk memiliki kemandirian dalam melaksanakan program P4GN. Masyarakat yang mulai sadar dan peduli akan program P4GN secara langsung akan mengurangi prevelensi dan dapat mencegah peredaran gelap narkoba. (*/kus/ila)

Pemerintahan