RADAR JOGJA – Pemerintah DIJ dan seluruh stake holder terkait memiliki kewajiban senantiasa memberikan jaminan  terhadap perlindungan kesehatan bagi  dokter, perawat, sopir ambulan. Juga seluruh tenaga medis para medis, Satpol PP,  BPBD, dan tenaga-tenaga kesehatan di Puskesmas.

Salah satunya dalam upaya memenuhi penyediaan alat pelindung diri (APD) bagi mereka yang bertugas berikan pelayanan publik kepada masyarakat. Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto dari Fraksi PDI Perjuangan menegaskan hal tersebut saat Deklarasi Gerakan Jogja Pakai Masker oleh Komisi A DPRD DIJ, BPBD dan Satpol PP DIJ,  Jumat (11/9) di Malioboro.

“Ayo semua tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker. Pemda DIJ juga harus pastikan mereka yang bekerja di garda depan pelayanan publik tersedia APDnya,” ajaknya.

Sebagai pemrakarsa deklarasi bersama ini, Eko menyatakan, upaya menyediakan APD yang cukup bagi petugas yang tugas di lapangan. Selain itu, dukungan stamina dan gizi yang cukup  penting sebab mereka yang bertugas di garda paling depan memiliki risiko tinggi. Saat bertugas berhadapan langsung dengan masyarakat dalam melakukan sosialisasi dan edukasi

Komisi A DPRD DIJ diwakili oleh Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto didampingi pimpinan dan anggota, bersama Kepala  Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantana dan Kepala Satuan Pol PP DIJ Noviar Rahmad.

Eko menyatakan Deklarasi Gerakan Pakai Masker ini sebagai bentuk nyata implementasi strategi program kebijakan dalam tujuh langkah atau program pitulungan yang telah disepakati. “Ini juga langkah mengapresiasi dan menyambut baik diterbitkannya Pergub Nomor 77 Tahun 2020 tentang  Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum  Protokol Kesehatan  sebagai Upaya  Pencegahan dan  Pengendalian  Corona Virus Disease 2019, ayo selalu pakai masker saat beraktifitas di luar,” kata Eko.

Secara khusus, Eko mengapresiasi kerja keras dan memberikan penghargaaan kepada BPBD dan Satpol PP DIJ yang telah berupaya menegakkan disiplin  dengan melakukan sosialisasi. Juga melakukan pemetaan dan proyeksi, pemeriksaaan, pengobatan  sekaligus mempromosikan protokol  kesehatan.

Secara simbolis, dalam deklarasi gerakan pakai masker diisi dengan menyerahkan masker kepada 4  orang awak media yang biasa bertugas di DPRD DIJ. Masing-masing diberikan kepada Wuri Damaryanti, Santosa, Puput, dan Sugiarto. Masker juga diberikan kepada  pedagang asongan dan pengunjung Malioboro. (sce/kus/ila)

Pemerintahan