RADAR JOGJA – Komisi A DPRD DIJ bersama Satpol PP DIJ dan BPBD DIJ melakukan deklarasi pemakaian masker, di DPRD DIJ, Jumat (11/9). Setelah deklarasi, Satpol PP secara bertahap membagikan 300 ribu masker kepada masyarakat. Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto berharap deklarasi dan pembagian masker efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Selain itu perlu didukung 30 ribu lebih petugas Satlinmas di DIJ untuk melakukan sosialisasi dan kontrol di pusat keramaian.

“Contohnya adalah angkringan-angkringan atau warung-warung yang ramai,” ujar Eko.

Selain itu, lanjut Eko, Pemprov DIJ harus menyiapkan anggaran yang cukup untuk menunjang vitalitas para petugas Satlinmas Pol PP. Termasuk kebutuhan  suplemen vitamin setiap hari.

“Karena mereka yang secara konsisten bertemu masyarakat melakukan sosialisasi dan edukasi,” katanya.

Kepala BPBD DIJ Biwara Yuswantana yang turut hadir mengklaim penanganan kesehatan masih bisa tercover dengan baik, meski kasus Covid-19 terus ada di DIJ. Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi pemakaian masker hingga menyebar ke 59 pasar tradisional.

“Kuncinya bagaimana bisa menekan kegiatan di luar. Kalaupun ke luar, tetap pakai masker. Karena itu, sosialisasi terus dilakukan,” ujarnya.

Pergub Nomor 77 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 mulai berlaku Selasa (8/9). Kepala Satpol PP DIJ Noviar Rahmad mengatakan, sanksi berlaku bagi para pelanggar protokol kesehatan, baik untuk perseorangan maupun pelaku usaha. Jajarannya menemukan lebih dari 100 pelanggaran warga yang tidak pakai masker per harinya.

“Warga yang melakukan pelanggaran pemakaian masker di ruang publik diberi sanksi menyapu jalan selama 10 menit dengan sapu dan serok. KTP yang bersangkutan diambil untuk didata sekaligus diwajibkan menulis surat pernyataan melanggar aturan protokol kesehatan. Bila pelanggaran dilakukan di kawasan destinasi wisata, mereka diwajibkan memungut sampah yang berserakan,” bebernya. (sky/tif)

Pemerintahan