RADAR JOGJA – Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hal ini dilakukan dalam upaya menciptakan good government di setiap instansi. Demikian juga yang dilaksanakan oleh BNNP DIJ. Segenap pimpinan dan jajaran berkoitmen untuk  melaksaakan pembagunan Zona Integritas melalui tahapan seperti yang tercantum dalam Permenpan RB nomor 10 tahun 2019 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Kepala BNNP DIJ Brigjen Pol Drs Nanang Hadiyanto mengatakan, sebagai langkah awal komitmen, telah dilaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di satuan kerja BNNP DIJ pada hari Selasa (8/9). Pencanangan Pembangunan Zona Integritas adalah deklarasi/pernyataan dari pimpinan suatu instansi pemerintah bahwa instansinya telah siap membangun Zona Integritas.

”Pencanangan ini sebagai bentuk komitmen serius untuk mewujudkan WBK dan WBBM pada satker BNNP DIJ. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor BNNP DIJ di dihadiri oleh segenap pimpinan dan jajaran serta seluruh pegawai BNNP DIJ. Juga turut hadir beberapa tamu undangan (terlampir) untuk turut menyaksikan. Sebagai kegiatan utama adalah dibacakannya pernyataan deklarasi yang diikuti oleh semua pegawai BNNP DIJ,” jelasnya.

Selain itu juga ditandatangani dan diikuti perwakilan beberapa instansi, yaitu Polda DIJ, Korem 072/Pamungkas, Kejaksaan Tinggi DIJ, Kemenkumham DIJ, Bea Cukai DIJ, dan Kesbangpol DIJ.  Pencanangan pembangunan Zona Integritas dilaksanakan secara terbuka dan dipublikasikan secara luas dengan maksud agar semua pihak termasuk masyarakat penerima manfaat dapat memantau, mengawal, dan mengawasi.

”Juga berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi khususnya di bidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan public,” ungkapnya.

Setelah dilaksanakan Pencanangan Pembagunan Zona Integritas, maka tahap selanjutnya adalah proses pembangunan Zona Integritas itu sendiri. Proses pembangunan Zona Integritas difokuskan pada penerapan program Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang bersifat konkrit.

”BNNP DIJ bertekad untuk melaksanakan Pembangunan Zona Integritas dalam upaya membangun program reformasi birokrasi sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tuturnya. (sce/ila)

Pemerintahan