RADAR JOGJA – Pegiat Pancasila dari Pusat Studi Pancasila UGM HM Jazir ASP meminta seluruh elemen bangsa Indonesia untuk menghentikan perdebatan-perdebatan yang tidak perlu termasuk perdebatan soal ideologi Pancasila.

“Jangan sampai kita terjerumus di lubang yang sama, habis energi hanya untuk hal-hal yang sebetulnya sudah selesai,” ujarnya saat menjadi narasumber Diskusi Fraksi PKS DPRD DIJ Refleksi 75 Tahun Kemerdekaan RI: Pembumian Nilai Pancasila dalam Tinjauan Sejarah dan Kekinian, Sabtu (22/8), di kantor DPRD DIJ. Diskusi ini disiarkan melalui live streaming YouTube.

Jazir mencontohkan, topik yang masih kerap diperdebatkan yakni mengenai hari lahir Pancasila 1 Juni atau 18 Agustus. Menurutnya, perdebatan terjadi karena para pelaku politik belum paham terhadap ideologi Pancasila terutama sejarahnya. 

“Keduanya tidak salah, yang diperdebatkan itu masalah yang sama dan sudah selesai pada perdiode sebelumnya,” kata lulusan Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) dan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga ini.

Ketua Fraksi PKS DPRD DIJ Imam Taufik mengatakan, topik diskusi ini relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Digelar berteparan dengan momentum 75 tahun kemerdekaan RI.

 “Kita refleksi, kira-kira apa solusi terbaik ke depan bagi bangsa kita,” ungkapnya. (sky/tif)

Pemerintahan