RADAR JOGJA – Masih adanya penambahan klaster baru penyebaran Covid-19  membawa keprihatinan bersama. Ketua Komisi A DPRD Eko Suwanto menegaskan langkah screening dengan rapid test di pusat keramaian harus benar-benar dikerjakan secara cepat.

Masyarakat juga perlu selalu menjalankan protokol kesehatan saat berada di pusat keramaian, jaga jarak dan menggunakan masker. “Faktualnya, di DIJ masih ada laporan klaster baru Covid-19 yaitu dari aktivitas pedagang ikan di pasar Kranggan yang dinyatakan positif meski tanpa gejala,” katanya, Senin (8/6).

Dia menyebutkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan harus terus didorong oleh pemerintah daerah. Sebab, pengendalian dan pencegahan pusat pusat keramaian mutlak dilakukan pemerintah daerah.

“Sediakan alat cuci tangan, kontrol suhu bagi pedagang atau pengunjung yang masuk, pastikan semua pakai masker, kurangi transaksi uang tunai. Intinya semua harus mentaati protokol pencegahan Covid-19 dan pemprov harus tegas,” ungkapnya.

Di titik keramaian dan pusat aktivitas masyarakat juga titik kegiatan pelayanan publik harus diintensifkan langkah penegakan disiplin oleh petugas. Laporan konfirmasi kasus Covid-19 di DIJ per 7 Juni 2020 total PDP sebanyak 1.608 orang di mana 99 orang masih menjalani perawatan. Berdasarkan hasil lab, 244 orang dinyatakan positif dan 183 orang sembuh sedangkan 8 orang meninggal dunia. Kemudian  1.214 orang dinyatakan negatif, dan masih menunggu hasil lab sebanyak 150 orang sedangkan 18 orang meninggal dunia. Sementara itu, total ODP yang tersebar di seluruh DIJ yakni 6.920 orang. (kus/ila)

Pemerintahan