RADAR JOGJA – Upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 harus dilakukan dengan cepat dan metode yang tepat. Langkah screening rapid test di pasar dan pusat keramaian lainnya di wilayah DIJ saat ini penting dan mendesak untuk dikerjakan.

”Komisi A DPRD DIJ mendesak pemda memperbanyak rapid test di pasar dan pusat keramaian lainnya. Kami tak ingin jumlah kasus Covid-19 terus bertambah lagi tanpa ada langkah mitigasi yang terukur,” kata, Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto, Minggu (17/5).

Berdasar perkembangan kasus Covid-19 yang terjadi di wilayah DIJ dengan adanya laporan kejadian transmisi lokal virus Corona maka langkah skrining penting dijalankan. Pilihan screening di pasar dan pusat keramaian lainnya penting dijalankan untuk mengidentifikasi siapa saja yang sudah terpapar virus sehingga bisa dilakukan langkah pencegahan.

Dia menyebutkan, screening yang luas saat ini diperlukan mengingat adanya kasus klaster Indogrosir Sleman misalnya.  Titik keramaian aktivitas warga di pusat perbelanjaan itu jadi klaster baru yang menambah jumlah warga positif Covid-19.

Dinas Kesehatan DIJ periode 12 Maret sampai 16 Mei 2020 tercatat ada total kasus 194 dengan 77 orang di antaranya sembuh. Jumlah kasus positif Covid-19 dan yang membutuhkan perawatan selama periode Maret hingga Mei 2020 menunjukkan angka peningkatan.

”Patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, hidup sehat dengan selalu rajin cuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas, pakai masker. Jujur sampaikan keterangan kepada petugas kesehatan berkaitan dengan aktivitas 14 hari terakhir saat akses faskes,” kata Eko. (ila)

Pemerintahan