RADAR JOGJA – Langkah percepatan penanganan dampak Covid-19 di DIJ bisa benar-benar efektif untuk memutus mata rantai penyebaran saat ada sikap tegas dari Pemprov DIJ. Selain itu harusnya ada disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ketua Komisi A DPRD DIJ Eko Suwanto menyatakan, pihaknya terus mengingatkan semua pihak agar mau bersatu dalam gerak langkah memutus mata rantai penyebaran penyakit menular baru ini. Sikap tegas pemerintah DIJ diperlukan guna mewujudkan disiplin masyarakat dalam physical distancing,  jaga jarak, biasakan cuci tangan pakai sabun dan selalu gunakan masker jika beraktivitas di luar rumah.

”Kejadian di Indogrosir terjadi juga akibat lemahnya pengawasan pemda pada pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 di pusat keramaian khususnya mal, pasar, dan supermarket,” kata Eko.

Dia menyatakan hingga kini jumlah warga DIJ yang terpapar Covid-19 mengalami kenaikan yang signifikan. ”Berdasarkan infomasi dari corona.jogjaprov.go.id per jam 16.00 WIB pada 13 Mei tercatat ada pasien dalam perawatan (PDP) 1180 dengan rincian masih dalam perawatan  209,” ujar Eko.

Hasil tes laboratorium yang positif sebanyak 181 dan sembuh 68 pasien sementara ada 7 meninggal dunia. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kab/Kota dan RS Rujukan Covid-19 per 13 Mei 2020 untuk jumlah hasil test yang negatif sebanyak 838 orang dan masih dalam proses 16 sementara yang meninggal ada 17. Jumlah ODP ada 5734 orang.

Jika melihat data PDP, ODP, jumlah pasien yang positif, jumlah warga DIJ yang terpapar Covid-19 sejak diketahui pertama kali pasien positif ditemukan di DIJ pada 15 Maret 2020 hingga kini jelas ada tambahan kenaikan. ”Dari 15 Maret ke 13 Mei ada kenaikan 181 kasus positif. Ini butuh perhatian kita semua, harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran agar penanganan bisa optimal dan tuntas,” tuturnya.

Eko menambahkan saat ini dengan adanya laporan kasus transmisi lokal Covid-19 di DIJ, seperti klaster di Indogrosir Sleman jelas membutuhkan respons cepat dalam penanganan dengan skrining yang luas.

Pusat keramaian seperti mall, pasar, supermarket harus benar benar jalankan protokol pencegahan Covid-19 seperti sediakan kontrol pengukur suhu, wastafel, dan lain-lain. (kus/ila)

Pemerintahan