RADAR JOGJA – Arofah Noor Indriani dilantik oleh Gubernur DIJ Hamengku Buwono X sebagai Plt Sekprov DIJ di Bangsal Kepatihan, Jumat (4/10). Keberadaan Asekprov Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia ini dikarenakan pejabat sekprov definitif belum juga diputuskan pemerintah pusat.

Usai pelantikan, Arofah mengaku tidak pernah berpikir diberi mandat menjadi pejabat sekprov. Selama ini ia mengaku hanya menjalankan tugas seperti apa yang telah diamanatkan dalam undang-undang. “Posisi ini sebagai amanah besar yang harus dijalankan,” katanya.

Beberapa tugas yang diperintahkan oleh Gubernur HB X, kata Arofah, antara lain, untuk meningkatkan kinerja, menjadi motor penggerak pemprov. Selain itu juga bisa mengharmonisasikan organisasi perangkat daerah (OPD). “Insya Allah kami akan mengabdi dengan keikhlasan dan tanggung jawab,” ujar Arofa.

Gubernur Hamengku Buwono X menyampaikan, pelantikan ini dilakukan karena proses seleksi Sekprov DIJ masih berlangsung. Di sisi lain posisi Sekprov sangat penting dalam roda pemerintahan, sehingga tidak tepat bila dibiarkan lama kosong.

Penunjukan Arofah, lanjut gubernur, juga didasari  tingkatan jabatan struktural golongan II 4c. “Di samping memiliki kapasitas dan track record baik,” kata HB X.

Dikatakan, seorang sekprov bertanggung jawab untuk memimpin sekretariat daerah. Selain itu juga membantu gubernur menyusun kebijakan dan membina hubungan kerja yang baik dengan berbagai pihak.

Menurut HB X, penunjukan Arofah bukan tanpa alasan. Salah satu yang paling menentukan adalah prestasi kerja yang baik. Ia menilai Arofah mampu menjaga komitmen dan mau belajar.  “Kesadaran untuk mau terus belajar ini sangat penting mengingat lingkungan birokrasi berubah dengan cepat,” ujarnya.

HB X optimistis Arofah mampu memenuhi tuntutan internal maupun eksternal yang kian kompleks. Diharapkan Plt Sekprov bisa melaksanakan tugas sembari menunggu hasil seleksi dari Jakarta.  “Saya tidak tahu hasilnya, karena itu kan dipimpin presiden sendiri, bukan sekadar eselon 1. Jadi kita tunggu dalam tiga bulan ini,” kata HB X.

Dalam kesempatan ini HB X juga mengomentari kinerja sekprov sebelumnya Gatot Saptadi selama dua tahun. Menurutnya,  sosok Gatot menunjukan prestasi kerja yang luar biasa. Ia dinilai kritis dan akomodatif dalam menghadirkan living government. “Dia berani mengambil risiko dan menjalankan tugas dengan terukur dan akuntabel,” puji HB X. (bhn/laz)

Pemerintahan