GUNUNGKIDUL – Bupati Gunungkidul Badingah akhirnya melantik lima pejabat hasil seleksi jabatan Jumat (15/3). Itu setelah panitia seleksi (pansel) menerima rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ya, pelantikan para pejabat hasil seleksi yang digelar akhir tahun lalu ini sempat tertunda hingga dua bulan. Sebab, pelantikan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (disdukcapil) terpilih harus mendapat rekomendasi Kemendagri. Empat posisi jabatan yang ikut dilelang adalah staf ahli bupati bidang hukum pemerintahan dan politik, staf ahli bupati bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, kepala dinas komunikasi dan informatika, dan kepala dinas perindustrian dan perdagangan.

Dalam pelantikan yang dilaksanakan di Bangsal Sewokoprojo itu diketahui, Markus Tri Munarjo dipercaya menjabat kepala disdukcapil. Sedangkan posisi kepala dinas komunikasi dan informatikan dipercayakan kepada Kelik Yuniantoro. Berikutnya, Johan Eko Sudarto mengisi posisi kepala dinas perindustrian dan perdagangan dan Siti Isnaini Dekoningrum diberikan mandat menjadi staf ahli bupati bidang sosial kemasyarakatan dan SDM. Terakhir, staf ahli bupati bidang politik hukum dan pemerintahan dipegang Heri Sukasdi.

Badingah dalam sambutannya berpesan agar seluruh peserta seleksi yang gagal terpilih bersikap legawa. Juga tidak membuat kegaduhan di internal. Sebab, proses seleksi telah melalui serangkaian tahapan.”Sehingga harus menjaga kekompakan,” pesannya.

Kepada para pejabat terlantik, orang nomor satu di Bumi Handayani juga memberikan pesan penting. Dia meminta mereka ikut menjalankan roda pemerintahan dengan maksimal. Sesuai dengan tugasnya masing-masing.
”Muaranya berupa kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di antara peserta lelang yang gagal terpilih adalah Aris Suryanto. Namun, sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul ini enggan berkomentar ketika disinggung kegagalannya.”Tidak ada (komentar, Red),” kilah pejabat yang pernah mengikuti proses lelang jabatan pada akhir 2017 ini. (gun/zam/mg4)

Pemerintahan