JOGJA – Jangan pernah menyepelekan dengan keterampilan menjahit. Dari usaha menjahit atau konveksi terbukti mampu menggerakan perekonomian masyarakat. Ekonomi bergerak menunjukan kemandirian masyarakat. “Kemandirian, salah satunya diterjemahkan melalui pelatihan keterampilan menjahit. Ini salah satu contoh saja. Masih banyak bentuk pelatihan lainnya,” ungkap Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana saat membuka Pelatihan Keterampilan Mobile Training Unit (MTU) APBD Tahun Anggaran (TA) 2019 di Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul, Selasa (12/3). Pelatihan keterampilan MTU itu digelar Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Produktivitas (BLKPP) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY.

Dalam kesempatan itu, Yoeke mengutip visi Gubernur DIY periode 2017-2022 yang mengedepankan keseimbangan. Maknanya. DIY tak hanya membangun fisik. Tapi juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Visi itu sesuai bait lagu Indonesia Raya. “Bangunlah jiwanya bangunlah raganya. Jadi DIY tidak hanya membangun fisik. Banyak program di berbagai dinas. Itu semua dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia,” ungkap Yoeke.

Beberapa hari lalu, Yoeke bercerita baru saja menghadiri pelatihan Sosioenterpreneur Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY. Pesertanya mayoritas anak- anak muda. Mereka dilatih berwirausaha dengan memanfaatkan teknologi informasi di era digital. “Nantinya kegiatan socioentrepreneur bisa dipadu dengan pelatihan keterampilan menjahit,” katanya.

Yoeke mengapresiasi partisipasi dan keseriusan 20 orang peserta. Rata-rata, mereka ibu rumah tangga. Semagat itu menjadi modal yang baik. Sebab, tak semua wilayah memberikan tanggapan semacam di Desa Tamanan.
“ Ada yang sak penake dhewe (seenaknya sendiri, Red), dan ada yang akeh ngeyele (banyak ngeyel, Red). Di sini Desa Tamanan ini berbeda. Itu langkah awal yang baik,” jelasnya. Ketua dewan juga berterima kasih dengan pelatihan yang diinisiasi BLKPP tersebut. “Panjenengan (Anda dari BLKPP, Red). Kalau mau menganggarkan pelatihan keterampilan sebanyak-banyaknya dan diajukan ke dewan, saya tanda tangani sambil merem (memejamkan mata, Red),” ucap Yoeke sembari bercanda.

Panjenengan yang dimaksud Yoeke adalah Kepala BLKPP DIY Basuki Murdowo. Dia berharap Basuki bisa melaporkan kepada atasannya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY Andung Prihadi Santoso. Pelatihan keterampilan MTU bermanfaat bagi masyarakat. “Ke depan, silakan buat pelatihan keterampilan ini lebih banyak frekuensinya. Anggaranya naik berlipat-lipat tidak ada persoalan. Dewan siap menyetujui. Nanti saya tanda tangani persetujuan itu sambil merem ,” kata Yoeke yang lagi-lagi disambut antusias peserta.

Demi kepentingan masyarakat, DPRD DIY menyetujui tanpa syarat apapun. Pelatihan keterampilan MTU tujuannya sangat jelas. Pelatihan itu bisa disinergikan dengan dinas-dinas lainnya. Misalnya dengan dinas pariwisata, dinas kebudayaan, dinas perindustrian dan perdagangan serta dinas koperasi dan UMKM. Denga dinas pariwisata dengan mengisi kelengkapan destinasi. Obyek wisata di DIY jumlahnya banyak. Namun cenderamatanya belum bisa disediakan sepenuhnya oleh masyarakat DIY.“Indah sekali kalau kerajinan bordir dan industri kreatif bisa menunjang pariwisata,” tutur ketua dewan dua periode ini.

Yoeke ingin ke depan peserta hasil pelatihan keterampilan MTU dapat memamerkan karyanya di stan-stan pameran. Misalnya ikut pameran di Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau pameran ke Berlin, Jerman dan Bangkok, Thailand. Dinas perindustrian dan perdagangan dapat menganggarkan kegiatan promosi dan pemasaraan.“ Katakanlah jatahnya sepuluh perajin. Diberikan kuota dua atau tiga perajin yang baru belajar. Jadi pelatihan ini bisa berkembang. Nanti secara konkret menggerakkan roda perekonomian di masyarakat,” imbuh dia.

Kepala BLKPP Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY Basuki Murdowo meminta peserta serius mengikuti pelatihan keterampilan selama 30 hari ke depan. Kelak saat peserta memperoleh modal usaha seperti mesin jahit dan lainnya, Basuki berpesan jangan sekali-kali bantuan pemerintah itu disalahgunakan. “Misalnya dipindahtangankan,” pesan Basuki. (*/kus/mg4)

Pemerintahan