Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bukan di Solo, Wapres Gibran Pilih Shalat Id di Masjid Istiqlal bersama Jan Ethes

Bahana. • Sabtu, 21 Maret 2026 | 09:17 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka (tengah) bersama putranya Jan Ethes serta Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakart, Sabtu (21/3/2026). (ANTARA/Prisca Triferna)
Wapres Gibran Rakabuming Raka (tengah) bersama putranya Jan Ethes serta Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakart, Sabtu (21/3/2026). (ANTARA/Prisca Triferna)
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah didampingi oleh keluarganya.

Berdasarkan pantauan ANTARA dari Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu, Wapres Gibran tiba di Masjid Istiqlal pada pukul 06.47 WIB dan langsung duduk bersama putranya Jan Ethes.

Bersama Wapres Gibran terdapat sejumlah menteri jajaran Kabinet Merah Putih yang melakukan shalat di Masjid Istiqlal, antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Masjid Istqlal melakukan shalat Idul Fitri dengan tema "Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan".

Untuk tahun ini, Presiden Prabowo Subianto menghabiskan waktu malam takbiran di Sumatera Utara (Sumut), Jumat (20/3) malam, kemudian menjalani shalat Idul Fitri di Aceh, Sabtu (21/3).

Namun, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Istana Kepresidenan, Jakarta akan dibuka untuk masyarakat umum dalam kegiatan halal bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/3).

"Kalau di Istana, siang, kami menyiapkan halal bihalal, silaturahim untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung," kata Teddy di Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/3).

Teddy menuturkan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada siang hingga sore hari dengan kapasitas sekitar 5.000 orang. Masyarakat yang hadir, kata dia, akan dilayani secara bergantian.

Dipadati Warga

Jamaah secara antusias memadati Masjid Istiqlal Jakarta untuk mengikuti Shalat Idul Fitri 1447 Hijariah. Mereka mulai memadati masjid tersebut sejak 06.00 WIB.

Sejumlah pejabat, anggota Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, dan duta besar negara sahabat datang ke tempat tersebut sekitar pukul 06.26.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga memasuki Masjid Istiqlal bersama rombongan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang turut mengikuti Shalat Idul Fitri 1447 H di tempat itu, menyampaikan bahwa Ramadhan tahun ini menjadi kesempatan untuk kembali hidup harmonis bersama alam.

Hal itu, katanya, karena Islam mengajarkan umat tentang relasi dengan Allah, manusia, dan lingkungan.

Ketua MPR Muzani yang juga mengikuti Shalat Id di tempat itu, mengharapkan bangsa Indonesia selalu beroleh perlindungan dan kekuatan.

"Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan kita seluruh bangsa Indonesia mendapatkan perlindungan, kekuatan, dan tetap menjaga kekompakan, persaudaraan, dan persahabatan kita," kata dia.

Dalam Shalat Idul Fitri kali ini, berlaku sebagai imam I KH Ahmad Husni Ismail dan imam II Ahmad Rofiuddin Mahfuzh. Selain itu, bilal I yakni Harmoko dan bilal II Ahmad Achwani.

Khatib Shalat Id, yakni Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Noorhaidi Hasan, menyampaikan tema khutbah tentang "Kemenangan Idulfitri: Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan".

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3).

"Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag di Jakarta, Kamis (19/3).

Ia menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah adanya hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag RI, yang menyebutkan bahwa tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Editor : Bahana.
#gibran rakabumi #Jan Ethes #Shalat Id