Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Sekolah, MBG Tak Ikut Libur: Opsi Delivery ke Rumah Mulai Dikaji

Magang Radar Jogja • Senin, 22 Desember 2025 | 23:36 WIB

Seorang anak menerima menu MBG. Program MBG siapkan sistem delivery selama masa liburan.
Seorang anak menerima menu MBG. Program MBG siapkan sistem delivery selama masa liburan.
 

RADAR JOGJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski siswa memasuki masa libur sekolah akhir tahun.

Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan membuka opsi pengantaran atau delivery paket MBG langsung ke rumah siswa selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Libur sekolah akhir tahun umumnya berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Ketentuan distribusi MBG selama periode tersebut telah diatur dalam Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

Dalam pedoman tersebut, paket MBG selama libur sekolah disiapkan dalam bentuk kombinasi, yakni satu paket makanan siap santap dan dua paket makanan kemasan tahan lama.

Skema ini ditujukan agar siswa tetap mendapatkan asupan gizi seimbang meskipun tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Frekuensi pendistribusian MBG selama libur dilakukan maksimal dua kali dalam sepekan.

Makanan siap santap diberikan secara terbatas, sementara paket kemasan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi beberapa hari ke depan.

BGN juga tengah mengkaji opsi pengantaran MBG langsung ke rumah siswa.

Skema ini disiapkan sebagai alternatif bagi siswa yang tidak memungkinkan mengambil paket MBG ke sekolah atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing dapur MBG dan kesiapan SPPG di daerah.

Selama masa libur, pihak sekolah dan SPPG akan melakukan pendataan terkait siswa yang memilih mengambil MBG secara mandiri maupun yang berpotensi menerima pengantaran.

Mekanisme distribusi disebut fleksibel dan bergantung pada kesepakatan antara sekolah, siswa, dan orang tua.

Sementara itu, program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap berjalan normal tanpa penyesuaian.

Kelompok tersebut masuk dalam kategori penerima prioritas dan tidak terdampak kebijakan libur sekolah.

Menu MBG selama libur sekolah disesuaikan agar lebih tahan lama, antara lain telur, buah, susu, roti, abon, atau dendeng.

Pada awal masa libur, paket makanan siap santap disiapkan untuk konsumsi maksimal empat hari.

Dengan skema ini, BGN menegaskan komitmennya untuk memastikan pemenuhan gizi tetap berjalan, meskipun aktivitas belajar mengajar sementara dihentikan selama libur akhir tahun. (Raka Adichandra)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Badan Gizi Nasional (BGN) #Mbg #libur sekolah #libur #Opsi Delivery #Delivery ke Rumah #Dikaji