RADAR JOGJA - Salju abadi yang berada di Puncak Cartenz, Pegunungan Jayawijaya, Papua Tengah terancam hilang total pada tahun 2026.
Satu-satunya salju yang berada di puncak tertinggi di Indonesia perlahan memudar akibat perubahan iklim global yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Seorang pendaki membagikan video melalui sosial media TikTok/@kangadul94, yang memperlihatkan kondisi salju yang menipis dan hanya menyisakan beberapa bagian putih yang biasa dikenal salju tropis abadi.
Unggahan tersebut menjadi banyak sorotan pengguna sosial media.
Banyak yang mengungkapkan kesedihan bahwa salju abadi yang menjadi ikon kebanggaan Indonesia kini hampir hilang.
“Cuma tinggal segitu ya saljunya,” tulis akun TikTok@emilialia631.
“Padahal dulu kaya Gunung Fuji pas lagi musim salju puncaknya,” tulis akun @ini.oyen.
Penelitian dari Badan Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) bersama dengan lembaga riset lain menunjukan penurunan ketebalan es yang sangat cepat.
Koordinator Bidang Standardisasi Instrumen Klimatologi BMKG, Donaldi Sukma Permana, menjelaskan bahwa penurunan salju abadi di Papua terjadi secara signifikan dan kini sangat sulit untuk dipertahankan.
Lapisan es di wilayah tersebut telah mencapai kondisi di mana upaya pelestariannya hampir tidak mungkin dilakukan.
BMKG menilai bahwa perubahan iklim global menjadi faktor utama mencairnya salju abadi di Pegunungan Jayawijaya.
Dalam 15 tahun terakhir, sekitar tiga perempat lapisan salju di Puncak Cartenz telah menghilang.
Jika kondisi ini terus berlanjut, salju abadi yang menjadi simbol keunikan iklim Indonesia diperkirakan akan benar-benar lenyap pada tahun 2026 mendatang. (Priskila)
Editor : Meitika Candra Lantiva