Baca Juga: Ini Dia Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kandidat Kuat Pengganti Kapolri Listyo Sigit
Jakarta - Isu pergantian Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo semakin santer terdengar. Kabar ini menguat setelah munculnya desakan publik dalam demonstrasi besar-besaran akhir Agustus dan awal September lalu. Kendati demikian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pihaknya belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian ini.
Isu yang beredar menyebutkan, Istana telah menyiapkan dua nama Komjen sebagai kandidat kuat pengganti Jenderal Listyo. Dua nama tersebut adalah Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. Keduanya memiliki rekam jejak yang panjang dan cemerlang di institusi Polri.
Profil Dua Kandidat Kapolri: Komjen Dedi Prasetyo dan Komjen Suyudi Ario Seto
1. Komjen Dedi Prasetyo
Komjen Dedi Prasetyo adalah nama yang paling santer disebut sebagai calon kuat Kapolri. Lahir pada 26 Juli 1968, ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Kariernya terus menanjak, dari Kapolres Kediri Kota dan Lumajang, hingga menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah.
Sebelum menjabat sebagai Wakapolri pada 5 Agustus 2025, Dedi juga pernah menduduki posisi strategis, seperti Kapolda Kalimantan Tengah, Kadiv Humas Polri, Asisten SDM Kapolri, dan Irwasum Polri. Sejak 2023, ia juga dipercaya sebagai Guru Besar STIK/PTIK Lemdiklat Polri.
2. Komjen Suyudi Ario Seto
Nama lain yang masuk dalam bursa calon Kapolri adalah Komjen Suyudi Ario Seto. Pria kelahiran Pandeglang, Banten, ini adalah lulusan Akpol 1994. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), jabatan yang diperpanjang sejak 25 Agustus 2025.
Kariernya mulai melesat sejak menjabat Kapolres Majalengka pada 2014. Setelah itu, ia menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2019), Kapolda Banten, dan akhirnya memimpin BNN. Pengalamannya yang luas di bidang reserse membuatnya menjadi sosok yang diperhitungkan.
Tanggapan Listyo Sigit Prabowo dan Sikap Presiden
Menanggapi rumor yang beredar, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pergantian pimpinan Polri adalah sepenuhnya hak prerogatif Presiden. "Kita prajurit, kapan saja siap," ujarnya saat menemui Presiden Prabowo di Bogor, 30 Agustus 2025.
Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Istana maupun DPR. Rumor ini terus bergulir, membuat publik menanti keputusan akhir Presiden Prabowo Subianto.
Editor : Jihad Rokhadi