RADAR PURWOREJO – Dalam persaingan di dunia kuliner, beberapa pedagang memilih jalan pintas dengan menggunakan pelaris untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas usaha mereka.
Pelaris ini melibatkan makhluk halus untuk memberikan daya magis pada makanan yang dijual.
Menciptakan kesan bahwa keberhasilan penjualan tidak hanya tergantung pada cita rasa kuliner.
Tapi, juga pada aspek spiritual yang terkait dengan kehadiran entitas supranatural.
Yuk, simak ciri-ciri warung makan yang menggunakan pengelaris menurut akun TikTok @gusti,gina.
1. Perubahan rasa makanan.
Rasa makanan akan berubah karena adanya jin pengelaris yang ditempatkan di dalamnya.
Bahkan, rasa makanan bisa berubah karena dua hal. Pertama adalah ketika makan membaca doa sebelum makan. Kedua adalah ketika dibungkus dibawa pulang maka rasa makanan tersebut akan hambar.
2. Hanya pemilik warung yang boleh memasak atau meracik bumbu.
Keberadaan pengelaris dalam warung makan tidak lagi menjadi rahasia umum, terutama ketika hanya pemilik warung yang turun tangan langsung dalam proses memasak atau meracik bumbu.
Hal tersebut merupakan salah satu syarat dari pengelaris karena terdapat doa-doa atau mantra yang hanya diketahui oleh pemilik warung makan.
3. Panci yang tidak boleh dibuka
Dalam berbagai panci di warung tersebut, terdapat satu panci yang tabu untuk dibuka.
Konon hal ini juga merupakan syarat yang tidak boleh diabaikan dalam warung makan yang menggunakan pelaris.
Baca Juga: Waspada, Lur! Selama 2024 Sudah Ada 30 Kasus Terkonfirmasi DBD di Sleman
4. Letak toilet yang tidak umum.
Warung makan yang menggunakan pelaris ini, letak toilet ditempatkan berdekatan dengan bahan makanan.
5. Tutup di hari tertentu.
Warung makan yang menggunakan pengelaris akan tutup pada hari-hari tertentu sesuai dengan syarat yang diberikan. (Alia Nur Azizah)
Editor : Amin Surachmad