Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ngeri... Konvoi Ratusan Pendekar Silat di Lamongan, 3 Warga yang Melintas Diserang dengan Sajam

Dwi Putri Birgita Lumban Nahor • Kamis, 29 Februari 2024 | 19:32 WIB
WASPADA: Konvoi ratusan pendekar silat di Lamongan makan korban warga sipil.
WASPADA: Konvoi ratusan pendekar silat di Lamongan makan korban warga sipil.

RADAR JOGJA – Konvoi ratusan pendekar silat menjadi menjadi ricuh dan membuat 3 warga yang melintas diserang dengan senjata tajam (sajam).

Konvoi pendekar silat tersebut terjadi di Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada 27 Februari 2024.


Terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram @infolamongan. Konvoi pendekar silat tersebut menutupi seluruh jalan.


Konvoi pendekar silat tersebut juga sempat membuat onar di jalanan dengan menyalahkan petasan dan membunyikan klakson.


Tidak hanya membuat onar, ratusan pendekar silat yang menggunakan pakaian serba hitam itu juga melakukan sweeping terhadap warga yang melintas.

Buntut dari hasil sweeping tersebut, 3 warga yang melintas menjadi korban pengeroyokan dan penyerangan dehgan senjata tajam.

“Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan badan.” ungkap Kapolres Lamongan AKBP Bobby A  Condroputro.


Menurut salah satu pelaku, konvoi terjadi saat ada undangan dari grup WhatsApp untuk menyalakan Lamongan.


"Berdasarkan keterangan dari salah satu oknum yang diamankan, telah mendapatkan undangan flyer dari grup WhatsApp yang akan melaksanakan konvoi untuk menyalahkan Lamongan atas kasus kejadian aksi pengeroyokan, " ucap Bobby.


Kini Polres Lamongan sudah mengamankan para pelaku Konvoi pendekar yang membuat onar tersebut.

Dalam tangkapannya, polisi berhasil mengamankan sebanyak 158 peserta konvoi dan kendaraannya.

158 peserta konvoi tersebut terdiri dari 156 laki-laki dan 4 perempuan serta 80 unit kendaraan roda dua.


Polisi juga menangkap 5 orang yang membawa senjata tajam seperti, celurit dan pisau.

"Celurit sejumlah 2 buah, sabit 1 buah, ruyung 4 buah, pisau 1 buah, dan tongkat besi 2 serta gesper pelat besi 1 buah serta atribut salah satu perguruan silat berupa bendera dan spanduk," bebernya.


Polres Lamongan juga akan menindak tegas pala pelaku yang telah membuat masyarakat resah. (Dwi Putri Birgita Lumban Nahor)

Editor : Amin Surachmad
#Pendekar Silat #lamongan #senjata tajam