Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sosok Pahlawan Nasional Yang Baru Ini, Datang Dari Dunia Bahasa dan Dunia Jurnalistik, Mohammad Tabrani

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 11 November 2023 | 01:30 WIB
Mohammad Tabrani Soerjowotjirto dari dunia bahasa dan jurnalistik. (narabahasa.id)
Mohammad Tabrani Soerjowotjirto dari dunia bahasa dan jurnalistik. (narabahasa.id)


RADAR JOGJA – Pemerintah Indonesia dan Presiden Jokowi menetapkan pahlawan-pahlawan baru di hari pahlawan tahun 2023 ini.

Salah satunya ialah Mohammad Tabrani.

Sosok ini datang dari dunia bahasa dan jurnalistik, karena pada masa itu ia pernah bekerja di sejumlah surat kabar yang menjabat sebagai pemimpin redaksi seperti Hindia Baroe, Reveu Politik, Sekolah kita, Pemandangan, Tohjaya, Suluh Indonesia, dan Indonesia Merdeka.


Mohammad Tabrani

Mohammad Tabrani atau Mohammad Tabrani Soerjowitjitro adalah anak dari pasangan M. Soerjowitjitro dan Siti Aminah.

Lahir pada tanggal 10 Oktober 1904 di Pamekasan, Madura. Pendidikan M. Tabrani dimulai dari tingkat HIS (Hollandsch Inlandsche School) pada tahun 1910 yang terletak di Pamekasan.

Lalu melanjutkan ke MULO Praban di Surabaya. Kemudian melanjutkan kembali ke AMS (Algemene Middlebare School) yang terletak di Bandung.


Saat bersekolah di Bandung itu, M. Tabrani bergabung dalam sebuah organisasi pergerakan rahasia yang memiliki visi kemerdekaan Indonesia, bernama Orde der Dienaren van Indie.

Organisasi ini beranggotakan 50 orang, termasuk Mohammad Yamin, Supomo, dan Salmidi Mangunsarkoro.


Pada tahun 1923, M. Tabrani memutuskan untuk sekolah calon pegawai negeri.

Ia kemudian pindah dari Bandung ke Serang untuk bersekolah di OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche).

Tapi kemudian ia kembali ke Bandung dan melanjutkan sekolah calon pegawai negeri di sana. Dan selama itu ia bergabung di harian berbahasa Belanda, De Locomotief.

Selain itu, M. Tabrani juga belajar sejarah, ekonomi, dan hukum di Rechts Hooge School.


M. Tabrani berperan penting dalam kongres pemuda kedua pada tahun 1928 yang dimana kongres tersebut melahirkan sumpah pemuda, setelah berhasil memimpin dan menyelenggarakan kongres pemuda pertama pada 30 April-2 Mei tahun 1926.


Dalam kongres pemuda pertama, yang menjadi pokok pembahasan adalah tentang bahasa persatuan.

Apakah Bahasa Melayu atau Bahasa Indonesia yang akan dijadikan bahasa persatuan. M. Tabrani mengajukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.


Hasil dari persetujuan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan disampaikan di kongres pemuda ke-2. Hasil keputusan tersebut juga melahirkan sumpah pemuda yang berisi, bertumpah darah, berbangsa, dan berbahasa Indonesia.


Dari perjalanan inilah, M. Tabrani dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia karena telah melahirkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. (Anistigfar/Radar Jogja)

Baca Juga: Bahaya Penyalahgunaan AI pada Pemilu 2024, Masyarakat Harus Cerdas Cek Kebenaran Informasi 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tokoh bahasa dan jurnalistik #tokoh pahlawan #hari pahlawan #Mohammad Tabrani Soerjowitjirto #pahlawan